IMM Bengkulu dan Polda Gelar Lomba Kritik Polri, Buka Ruang Aspirasi Kreatif Masyarakat

Create: Fri, 12/06/2026 - 19:22
Author: Admin 3

 

Bengkulu, eWarta.co -- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Bengkulu berkolaborasi dengan Kepolisian Daerah (Polda) Bengkulu menggelar Lomba Kritik Polri sebagai wadah aspirasi masyarakat. Kegiatan ini menjadi ruang bagi publik untuk menyampaikan pandangan, masukan, dan harapan terhadap institusi kepolisian melalui ekspresi seni dan kreativitas.

Mengangkat tema “Polri untuk Masyarakat: Kritik, Evaluasi, dan Harapan”, kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada 20–21 Juni 2026 di Atrium Bencoolen Mall Bengkulu. Pendaftaran peserta telah dibuka sejak 10 Juni dan akan ditutup pada 18 Juni 2026.

Ketua Umum DPD IMM Bengkulu, Kelvin Aldo, mengatakan lomba ini dirancang untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam menyampaikan aspirasi secara positif dan kreatif. Menurutnya, kritik tidak hanya disampaikan melalui demonstrasi atau tulisan, tetapi juga dapat diekspresikan melalui seni dan pertunjukan.

Ia menegaskan bahwa ruang demokrasi perlu dibuka seluas-luasnya agar masyarakat dapat memberikan masukan yang konstruktif. Hal ini dinilai penting untuk mendukung perbaikan pelayanan publik, termasuk di lingkungan kepolisian.

Kelvin menambahkan bahwa kritik dari masyarakat merupakan bagian penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan Polri. Karena itu, kegiatan ini diharapkan menjadi jembatan komunikasi yang lebih terbuka antara masyarakat dan aparat kepolisian.

Dalam lomba tersebut, peserta dapat memilih lima kategori penampilan, yaitu orasi, stand up comedy, pembacaan puisi, monolog, dan pantomim. Setiap peserta diberikan kebebasan berekspresi dengan tetap menjunjung etika serta berdasarkan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan.

Ia berharap peserta tidak hanya menyampaikan kritik, tetapi juga menghadirkan gagasan dan solusi yang membangun. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat mendorong terwujudnya Polri yang semakin profesional, humanis, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.