HUT Bhayangkara ke-73, Polres Lutra Gratiskan SIM Kelahiran 1 Juli

Kasatlantas Polres Luwu Utara, AKP Mustari
Create: Tue, 25/06/2019 - 14:11
Author: Redaksi
Tags

 

SULSEL, ewarta.co - Seluruh Polres di Indonesia memberikan hadiah pada warga yang kelahiran 1 Juli dengan tak bayar SIM bila mengurus atau bernama Juli. Hal itu dikemukakan Kasatlantas Polres Luwu Utara, AKP Mustari pada media ini, Selasa (25/6/2019), bahwa ini program dari Satuan Lalu Lintas seluruh Indonesia dalam memperingati Dirgahayu Bhayangkara ke-73.

“Pelayanan dan pemberian SIM ini ada ketentuannya. Yang lahir pada 1 Juli dan yang namanya Juli sesuai kartu tanda penduduk (KTP),” ucap Kasat Lantas Polres Luwu Utara, AKP Mustari.

SIM ini tidak dibayar alias gratis tidak diberikan begitu saja kepada yang bernama Juli dan yang lahir 1 Juli. Mereka itu tetap harus mengikuti tahapan permohonan pembuatan SIM sesuai aturan yang berlaku, seperti tes tulis dan tes praktik berkendara.

"SIM gratis ini bukan gratis total. Untuk (pemohon) SIM baru jika memenuhi syarat pembuatan SIM, ujian teori dan praktik murni (lulus), mereka tak bayar administrasi nya," jelas Mustari.

Warga bernama Juli atau lahir 1 Juli yang akan membuat SIM, lanjut dia, harus membawa kelengkapan administratif, yakni KTP dan surat keterangan sehat. "Tahapan-tahapan mereka tetap ikuti. Jika yang lahir 1 Juli tapi tidak lulus, ya kita tidak bisa bantu," kata Mustari lagi.

SIM tak dibayar bagi warga bernama Juli dan lahir 1 Juli dan ini hanya berlaku satu hari saja yakni, pada 1 Juli 2019. Program ini, kata dia, hadiah untuk warga pada saat peringatan HUT Bhayangkara.

"Sekaligus kejutan untuk warga yang lahir bertepatan dengan HUT Bhayangkara, 1 Juli," tuturnya.

Mustari berharap program ini dapat memotivasi pengendara untuk semakin meningkatkan kesadaran agar tertib berlalulintas di jalan. (YS)