Hari Terakhir Peparnas Papua Dihiasi Pemecahan Rekornas Renang

Create: Sat, 13/11/2021 - 14:41
Author: Alwin Feraro

 

PAPUA,eWARTA.co -- Sejumlah rekor nasional (rekornas) dalam cabang olahraga Renang Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI Papua kembali tercipta pada hari terakhir perlombaan di Arena Akuatik Kampung Harapan, Kabupaten Jayapura, Sabtu (13/11/2021).

Perenang Jawa Barat (Jabar), Nadia Putri Ayundari, membuka rekornas di 100 meter gaya dada putri (S-13). Perenang berusia 22 tahun ini meraih medali emas dengan catatan waktu 1 menit, 33,82 detik. Catatan ini melampaui rekor waktu sebelumnya atas Anna Permata dengan catatan waktu 1 menit, 52,59 detik di Bandung 2016.

Rekor nasional juga tercipta pada 100 meter gaya dada putra (S-12). Perenang Papua, Menaser Numberi finis diurutan pertama dengan catatan waktu 1 menit, 20,18 detik. Menaser memperbaiki catatan rekornya sendiri di Jakarta 2018 dengan catatan waktu 1 menit, 22,03 detik.

Pun demikian dengan perenang Jawa Barat, Irfan Septiana pada 100 meter gaya dada putra (S-14). Atlet berusia 25 tahun ini finis pertama dengan catatan waktu 1 menit, 13,86 detik. Catatan waktu Irfan melampaui rekor sebelumnya di Solo 2015 atas nama M. Samsi dengan catatan waktu 1 menit, 15,06 detik.

Selanjutnya pada nomor 100 meter gaya dada putra (S-15). Rekornas juga pecah setelah Perenang DKI Jakarta, Ilham Achmad Turmudzi finis diurutan pertama dengan waktu 1 menit, 07,29 detik. Ilham memperbaiki rekornya sendiri ketika di Bandung dengan waktu 1 menit, 08,00 detik.

Mutiara Jelita asal Jawa Barat juga mencatatkan namanya sebagai pemegang rekor nasional pada nomor 100 meter gaya dada putri setelah mencatatkan waktu finis 1 menit, 27,24 detik. Catatan waktunya melampaui rekor sebelumnya atas nama Illiyin Nur di Bandung 2016 dengan waktu 1 menit, 30,32 detik.

Hingga berita ini di turunkan, perlombaan renang hari terakhir Peparnas Papua masih berlangsung.

Berdasarkan jadwal dari pihak penyelenggara, pada hari terakhir peserta dari 24 nomor dengan berbagai gaya dan klasifikasi bakal berlomba. (ril)