BENGKULU,eWARTA.co -- Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Bengkulu Sjobirin Hasan mengatakan pada Tahun 2020 terdapat 20 ribu pelanggan atau hanya 40 persen yang membayar tagihan tepat waktu.
“Saat ini tercatat sebanyak 20 ribu atau 40 persen pelanggan yang membayar tepat waktu," kata Sjobirin, Senin.
Ia mengatakan 60 persen pelanggan mengaku kesulitan membayar tagihan selama masa pandemi Covid-19.
"Banyak yang sudah mengajukan keringanan pembayaran. Kami dari perusahaan berupaya memberikan stimulus atau pelayanan gratis sambungan air minum," kata Sjobirin.
Selama itu pihaknya telah memberikan keringanan bayar gratis bagi 3000 masyarakat Kota Bengkulu yang memiliki kriteria tidak mampu atau terdampak oleh pandemi Covid-19.
“Pada awal Covid-19 lalu 3000 pelanggan diberikan pelayanan gratis selama satu tahun dengan total 300 juta lebih,” tambah Sjobirin.
Selain itu pihaknya mengajak pelanggan aktif dalam membayar tagihan dan turut menyiapkan hadiah untuk 100 orang pelanggan yang aktif membayar tanpa tunggakan.
“Harus ada motivasi jangan lagi menggunakan hukuman, hukuman itu sudah ketinggalan zaman. Jadi harus diberikan penghargaam agar pelanggan pelanggan PDAM dapat membayar tepat waktu,” pungkas Sjobirin. (Bisri)









