KOTAMOBAGU, eWarta.co — Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STIMIK) Multicom Kotamobagu bersama Institut Agama Islam Kotamobagu (IAIK) menggelar Sidang Senat Terbuka dalam rangkaian prosesi wisuda di Ballroom Hotel Sutan Raja Kotamobagu, Jumat (4/9/2026).
Prosesi akademik tersebut berlangsung istimewa dengan kehadiran langsung Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus. Kehadiran orang nomor satu di Sulut itu turut didampingi sejumlah kepala daerah se-Bolaang Mongondow Raya (BMR).
Kehadiran Gubernur Sulut menjadi salah satu momen penting dalam agenda wisuda yang diikuti sebanyak 182 wisudawan dan wisudawati STIMIK Multicom Kotamobagu.
Prosesi akademik dipimpin langsung Rektor STIMIK Multicom Kotamobagu, Supit Mamuaya, S.Kom., M.Si.
Suasana penuh haru dan kebanggaan mewarnai prosesi ketika para wisudawan dan wisudawati mengikuti setiap tahapan akademik. Wisuda tersebut menjadi penanda berakhirnya perjalanan pendidikan sekaligus awal bagi para lulusan untuk mengimplementasikan ilmu, pengetahuan, dan kompetensi yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan.
Dalam sambutannya, Rektor STIMIK Multicom Kotamobagu Supit Mamuaya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus yang telah meluangkan waktu menghadiri langsung kegiatan tersebut.
Menurut Supit, kehadiran gubernur merupakan bentuk perhatian dan dukungan pemerintah terhadap pengembangan dunia pendidikan, khususnya perguruan tinggi di wilayah BMR.
“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Bapak Gubernur Sulawesi Utara atas kehadiran dan dukungannya terhadap pendidikan serta perguruan tinggi di wilayah Bolaang Mongondow Raya,” ujar Supit.
Ia menegaskan, dukungan pemerintah daerah sangat dibutuhkan untuk mendorong perguruan tinggi terus meningkatkan kualitas pendidikan dan menghasilkan sumber daya manusia yang kompeten serta mampu beradaptasi dengan perubahan zaman.
Supit juga berpesan agar para lulusan tidak hanya berpikir untuk menjadi pencari kerja setelah menyelesaikan pendidikan.
Sebaliknya, para alumni diharapkan mampu menjadi pencipta lapangan kerja, mengembangkan inovasi, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Terlebih, perkembangan teknologi informasi yang berlangsung sangat cepat dinilai membuka peluang besar bagi generasi muda untuk berkarya dan menciptakan berbagai inovasi baru.
“Jangan hanya berpikir bagaimana mendapatkan pekerjaan. Jadilah generasi yang mampu menciptakan peluang dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” pesan Supit kepada para lulusan.
Sementara itu, kehadiran para kepala daerah se-BMR dalam agenda tersebut memperlihatkan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia di kawasan Bolaang Mongondow Raya.
Wisuda 182 lulusan STIMIK Multicom Kotamobagu diharapkan tidak berhenti sebagai seremoni akademik semata. Momentum tersebut diharapkan menjadi titik awal bagi para lulusan untuk mengaplikasikan ilmu yang diperoleh, baik dalam dunia kerja, dunia usaha maupun pengabdian kepada masyarakat.
Para lulusan juga diharapkan mampu menjaga nama baik almamater, menjunjung tinggi integritas, serta mengambil peran dalam pembangunan daerah, Sulawesi Utara hingga Indonesia.
(Rendy)










