Gubernur Minta Optimalisasi Vaksinasi COVID-19 hingga Pembatasan Sosial Skala Mikro

Gubernur Minta Optimalisasi Vaksinasi COVID-19 hingga Pembatasan Sosial Skala Mikro
Create: Tue, 04/05/2021 - 17:57
Author: Alwin Feraro

 

BENGKULU,eWARTA.co -- Mencegah penularan pandemi COVID-19 di masa Idul Fitri, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah meminta bupati dan walikota mengoptimalisasi pelaksanaan vaksinasi bagi usia lanjut (Lansia) hingga kebijakan pembatasan sosial skala mikro.

"Saat ini target sasaran vaksinsi kita terutama untuk Lansia masih rendah. Kami meminta vaksinasi agar sesegera mungkin dilaksanakan. Jangan sampai nanti expired dan menjadi percuma saja penyalurannya ke daerah," sampai Rohidin, Selasa (4/5/21).

Gubernur juga meminta agar daerah dengan potensi penyebaran COVID-19 rawan atau zona merah untuk segera menyiapkan pos pengamanan pembatasan sosial skala mikro hingga ke desa. 

"Melalui kepolisian kami minta untuk membangun pos pengamanan di 5 titik perbatasan Provinsi Bengkulu dan provinsi tetangga. Ini untuk memastikan tidak ada yang melakukan aktivitas mudik, kecuali misalnya ada perjalanan dinas, pengantaran orang sakit dan beberapa pengecualian lainnya," kata gubernur.

Sementara itu, untuk pelaksanaan mudik di Kabupaten-Kota dalam Provinsi Bengkulu, gubernur membolehkan. 

"Namun itu juga tergantung dengan Keputusan walikota/bupati yang disesuaikan dengan kondisi di masing-masing daerah," kata dia.

"Termasuk juga pesta pernikahan masih diperbolehkan asal mematuhi prokes yang dianjurkan gugus tugas COVID-19 dan mengantongi izin keramaian," tambah Rohidin.

Demikian shalat Idul Fitri juga diperbolehkan karena saat ini masih dalam zona hijau, kuning dan orange. 

"Kembali tergatung dengan kabupaten/kota disesuaikan dengan daerahnya masing-masing," ungkapnya.

Terakhir, berkenaan dengan tempat wisata, pihaknya tetap melarang melalui surat edaran tertanggal 12 hingga 16 Mei 2021. (Bisri)