BENGKULU, eWARTA.co - Menjelang Musyawarah Daerah (Musda) DPD Golkar ke-X yang akan digelar pada 28 hingga 29 Februari 2020 nanti, muncul dugaan dan upaya untuk menjatuhkan nama baik Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah yang ikut mencalonkan diri sebagai Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bengkulu.
Hal ini sebagaimana disampaikan oleh Magdalena yang akrab di panggil Ocha Gubernur Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Provinsi Bengkulu.
“Jelang Musda DPD Partai Golkar provinsi Bengkulu saya menduga ada upaya sistematis untuk menjatuhkan nama baik Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah yang ikut mencalonkan diri sebagai ketua DPD partai Golkar dengan melakukan penggiringan opini yang dilakukan oleh aktor-aktor politik yang memanfaatkan proxy guna menggiring opini negatif terhadap Rohidin” ujar Ocha.
Lebih lanjut Ocha mengajak kepada tokoh- tokoh politik yang akan mencalonkan diri di Pilkada Gubernur Bengkuku untuk bersaing dengan sehat.
“Saya mengajak tokoh-tokoh politik yang akan mencalonkan diri di Pilgub Bengkulu untuk bersaing secara sehat, tidak menjatuhkan lawan secara kotor dengan melakukan penggiringan opini dan memanfaatkan proxy untuk melakukan aksi dan demo- demo yang akan menodai pesta demokrasi Pilgub yang akan di gelar september nanti” ujarnya.
Ocha menilai elektabilitas Rohidin yang tinggi sebagai incumbent membuat lawan-lawan politik menjadi ketar - ketir.
”Dimana Elektabilitas Rohidin mersyah yang belum tertandingi sebagai calon incumbent membuat lawan-lawan politik Rohidin khawatir sehinga ada oknum tokoh politik mulai mencoba melakukan cara- cara yang tidak baik dengan melakukan politik kotor untuk menjatuhkan Rohidin,” pungkasnya.









