BENGKULU, eWarta.co — Fasilitas umum yang disediakan Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu di kawasan Pantai Panjang belum sepenuhnya diimbangi dengan kesadaran pengunjung dalam menjaga kebersihan. Sejumlah gazebo dan tong sampah yang tersedia di kawasan wisata tersebut masih dikelilingi sampah yang berserakan.
Pantauan di lapangan, Jumat (4/9/2026), menunjukkan sampah berupa kemasan styrofoam, botol plastik hingga kantong plastik terlihat menumpuk di sekitar gazebo. Kondisi tersebut cukup disayangkan karena tempat pembuangan sampah telah disediakan tidak jauh dari lokasi.
Kondisi ini mendapat perhatian dari Kepala Dinas Pariwisata Kota Bengkulu, Nina Nurdin. Ia mengingatkan pengunjung maupun pedagang yang beraktivitas di kawasan Pantai Panjang untuk tidak mengabaikan kebersihan setelah menggunakan fasilitas yang telah disediakan.
“Kami berharap para pengunjung dan pedagang tetap sadar akan kebersihan. Jangan membuang sampah sembarangan, buanglah pada tempatnya,” ujar Nina, Jumat (4/9/2026).
Nina mengatakan, persoalan sampah di kawasan wisata tidak dapat diselesaikan hanya dengan mengandalkan petugas kebersihan. Menurutnya, perilaku pengunjung dan pelaku usaha di sekitar pantai menjadi bagian penting dalam menjaga kondisi kawasan wisata tetap bersih.
Untuk penanganan sampah, Dinas Pariwisata Kota Bengkulu telah berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bengkulu. Koordinasi tersebut dilakukan agar sampah yang berada di sejumlah titik kawasan Pantai Panjang dapat segera ditangani.
Pemerintah daerah sebelumnya telah menyediakan sejumlah fasilitas untuk menunjang kenyamanan masyarakat saat menikmati Pantai Panjang. Salah satunya gazebo gratis yang tersebar mulai dari kawasan Pasir Putih hingga sekitar Hotel Nala atau Pantai Nala.
Namun, keberadaan fasilitas tersebut perlu diikuti dengan kesadaran pengguna untuk menjaga dan merawatnya. Sampah yang ditinggalkan di sekitar gazebo tidak hanya mengganggu pemandangan, tetapi juga dapat mengurangi kenyamanan wisatawan yang datang menikmati kawasan pantai.
Dinas Pariwisata menilai kebersihan menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga daya tarik Pantai Panjang sebagai destinasi wisata Kota Bengkulu. Lingkungan yang bersih juga dinilai dapat memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi pedagang serta kenyamanan wisatawan.
“Kebersihan pantai bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi menjadi tanggung jawab kita bersama. Mari kita sama-sama menjaga agar pantai kita tetap bersih,” kata Nina.
Ia berharap masyarakat dan wisatawan dapat lebih disiplin menggunakan fasilitas kebersihan yang telah tersedia. Dengan lingkungan yang terjaga, Pantai Panjang diharapkan tetap menjadi ruang wisata yang nyaman sekaligus mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.
“Kalau lingkungan indah, kita semua bisa merasa nyaman dan maksimal menikmati pesona Pantai Panjang Kota Bengkulu,” tutup Nina. (**)










