Dukung Program Gubernur, Ulil Umidi Bagikan Ratusan Botol Minum Berstandar SNI

Ulil Umidi, Wakil Ketua I DPRD Seluma bagikan botol minum ke siswa SD, Botol berstandar SNI
Tags

 

Seluma, ewarta.co - Reses DPRD Seluma Daerah pemilihan II masa sidang ke II tahun 2018-2019 Ulil Umidi di Kecamatan Talo, yang dihadiri oleh 4 Desa yakni, Desa Pagar Gasing, Desa Kembang Seri, Desa muara Danau dan Desa Kampai.

Menariknya didalam reses ini, selain menjaring asfirasi masyarakat. Ulil Umidi juga mengundang ratusan Pelajar Sekolah Dasar (SD).

Wakil Ketua DPRD Seluma ini, mengundang ratusan pelajar SD, untuk mendukung program Gubernur Bengkulu, "Pelajar untuk perbanyak minum air putih". Dengan itu dirinya membagikan ratusan botol tempat air minum dengan tujuan pelajar SD ini bisa membawa minum setiap kesekolah.

"Sesuai surat edaran gubernur, pelajar harus bawa air minum kesekolah, jadi sekalian reses saya bagikan botol tempat air minum yang standar Nasional Indonesia (SNI). Hal ini agar mereka bisa bawa air minum dari rumah yang sudah dimasak kesekolah. Agar mereka tidak lagi minum sembarang atau terkadang sering minum air mentah, juga mengurangi sampah plastik,"Kata Ulil Umidi kepada ewarta.co.

Dalam reses ini juga, Ulil Umidi banyak menerima aspirasi yang disampaikan masyaraka empat desa di Kecamatan Talo, seperti yang disampaikan Kades Simpang Tiga Pagar Gasing, Zurlan yang mengeluhkan belum adanya Pembangunan jembatan gantung yang menyeberangi air Talo.

Tidak hanya itu, warga Desa Kembang Seri juga mengusulkan terkait rehab sekolah, pasalnya SD didesanya tersebut atapnya sudah rusak.

"Kalau bisa diakomodir di APBD Kabupaten maka akan kita anggarkan sesuai dengan kemampuan anggaran yang ada. Tapi sebaliknya kalau tidak bisa diakomodir di Kabupaten maka akan kita usulkan ke Provinsi, "ujar Ulil.

Selain itu, ada salah satu warga desa Pagar Gasing yang mengeluhkan bahwa beliau tidak mendapatkan bantuan RTLH dari Pemkab Seluma.

Lantaran belum memiliki lahan sendiri, sedangkan syarat RTLH tersebut warga yang benar-benar memiliki tempat tinggal ataupun memiliki lahan sendiri dengan sertifikat hak milik.

Menanggapi hal tersebut Uli Umidi akan berkordinasi ke Dinas terkait untuk mengecek kebenaraannya, jika tidak bisa dibantu oleh dinas tersebut. Maka beliau siap membantu secara pribadi.

"Kalau aturan tidak bisa dipaksakan. Namun dari itu nanti akan kita bantu secara pribadi,"jelas Ulil.