BENGKULU,eWARTA.co -- Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura, dan Perkebunan (TPHP) Provinsi Bengkulu, Ricky Gunarwan menyebutkan petani yang memiliki sawah terdampak banjir beberapa waktu lalu dapat mengajukan benih padi baru ke pemerintah.
"Bagi petani yang areal persawahan yang sudah ditanam, namun mengalami kerusakan akibat banjir, bisa mengajukan bantuan benih melalui dinas pertanian di daerah masing-masing," kata Ricky, Kamis (10/2/22).
Ricky menyebutkan pemerintah daerah Provinsi Bengkulu tahun ini telah mengalokasikan bantuan benih padi sebanyak 10 ribu hektar luasan sawah.
Alokasi tersebut, kata dia, dikhususkan untuk pengembangan dan ketahanan pangan di wilayah ini.
“Petani yang sawahnya terdampak banjir, bisa mengajukan bantuan benih. Kalau areal persawahannya masih dalam tahap pengolahan lahan, belum bisa dikategorikan terdampak," kata Ricky.
Agar nanti bantuan tepat sasaran, pihaknya meminta dinas pertanian kabupaten/kota untuk melakukan pendataan areal persawahan yang terdampak bencana banjir juga yang terdampak tanah longsor.
"Setelah didata baru diajukan permohonan bantuan benih padi yang saat ini masih dalam proses pengadaan. Silahkan, masyarakat bisa langsung mengajukan atau melalui e-proposal DTPHP," kata Rikcy.
Adapun akibat dari bencana hidrometeorologi di 9 kabupaten/kota di Provinsi Bengkulu 7 Februari 2022 lalu, setidaknya 87 hektar sawah terendam. (Bisri)









