BENGKULU, eWarta.co -- Wakil Ketua 1 DPRD Kabupaten Seluma Sugeng Zonrio menyikapi maraknya kasus pernikahan dini atau bawah umur menjadi permasalah serius di Kabupaten Seluma.
Di tengah gencarnya memerangi stunting, pernikahan dini tidak dapat dipisahkan. Sebab dinilai menjadi salah satu penyebab terjadinya stunting.
Ia pun mengajak seluruh pihak berperan aktif melakukan pencegahan pernikahan dini. Seperti ikut mensosialisasikan ke masyarakat tentang bahaya atau dampak pernikahan dini pada anak.
"Tugas penting semua elemen. Sebab jika dibiarkan, pernikahan dini hanya justru menambah masalah baru seperti menambah kasus stunting dan perceraian," kata Sugeng Zonrio, kemarin.
Sugeng mengaku telah mensosialisasikan program pencegahan nikah usia dini melalui reses dan pertemuan-pertemuan kemasyarakatan khususnya di daerah pemilihan (Dapil) 30 anggota DPRD yang duduk di DPRD Seluma.
"Melalui Reses kami sosialisasikan dan sampaikan ini ke masyarakat, sesuai dengan Dapil kami masing-masing," kata Sugeng Zonrio.

Pernikahan dini ini kata Sugeng, penyebab perceraian karena pasangan belum matang dalam segi ekonomi.
Sementara faktor ekonomi menduduki posisi pertama terjadinya perceraian khususnya di Kabupaten Seluma.
"Jadi memang harus kita cegah, kita berpikir ke dampak buruknya saja dulu. Kami DPRD Seluma akan berupaya untuk mensosialisasikan ini ke masyarakat," sampai Sugeng Zonrio.
Andil orang tua juga sangat besar untuk mencegah terjadinya pernikahan dini. Karena orang tua yang lebih mengetahui tentang anak. Awasi pergaulan anak, tanamkan pendidikan moral dan keagamaan.
"Tidak bisa kita pungkiri pengaruh medsos ini sangat besar. Jadi untuk memfilter ini orang tua memiliki andil besar, terutama yang memiliki anak perempuan," ungkap Sugeng Zonrio.
Ia menambahkan DPRD Seluma mulai saat ini akan terus mensosialisasikan pernikahan dini ini. Di setiap pertemuan dengan masyarakat akan disampaikan, sehingga ke depan kasus pernikahan dini ini dapat ditekan atau bahkan ditiadakan di Kabupaten Seluma.
"Jadi mari kita turun, sosialisasi dan sampaikan ini ke masyarakat. Kita selamatkan anak-anak kita dari pernikahan dini ini, demi masa depan mereka yang lebih baik," demikian Sugeng. (Adv)









