Doa Bersama Digelar untuk Delapan Orang Hilang Kontak Saat Peliputan Erupsi GAK

Create: Thu, 17/09/2026 - 19:35
Author: Admin 3


BENGKULU, eWarta.co — Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama Forkopimda, jurnalis dan berbagai elemen masyarakat menggelar doa bersama untuk delapan orang yang hilang kontak setelah menjalankan tugas saat erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).

Doa bersama digelar selepas Salat Dzuhur di Masjid Raya Baitul Izzah, Bengkulu, Rabu (16/9/2026). Doa dipanjatkan agar delapan orang tersebut segera ditemukan dan tim SAR diberi kemudahan dalam proses pencarian.

Delapan orang yang masih dalam pencarian terdiri dari Kapten Speedboat Warta, Anak Buah Kapal (ABK) Surakman, serta seorang pemandu atau guide bernama Heriyanto. Lima lainnya merupakan jurnalis, yakni M. Bagus Khoirunnas dari Antara, Ari Basuki dari Merdeka, Yudhis dari iNews, Daus dari Anadolu dan Donal yang merupakan jurnalis freelance.

Rombongan tersebut berangkat untuk menjalankan tugas peliputan terkait erupsi GAK. Mereka dilaporkan hilang kontak pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 15.04 WIB dan hingga kini masih dalam pencarian Tim SAR.

Ketua MUI Provinsi Bengkulu, Zulkarnain Dali, mengatakan doa bersama tersebut merupakan ikhtiar spiritual agar delapan orang yang hilang kontak dapat segera ditemukan. Ia juga mendoakan agar seluruh personel SAR yang terlibat dalam pencarian diberikan kesehatan dan keselamatan.

"Sehingga rombongan yang terdiri dari delapan orang tersebut dapat ditemukan apapun hasilnya. Kita pun mendoakan agar Tim SAR yang masih melakukan tugas pencarian dapat senantiasa diberikan kesehatan," ujar Zulkarnain Dali.

Kepala Biro Antara Bengkulu, Anom Prihantoro, mengapresiasi inisiatif para jurnalis di Bengkulu yang menggelar doa bersama untuk lima jurnalis dan tiga kru kapal tersebut. Menurutnya, doa menjadi salah satu bentuk ikhtiar bersama sembari proses pencarian terus dilakukan oleh Tim SAR.

"Doa yang kita panjatkan tadi merupakan jalur langit agar kedelapan orang itu dapat ditemukan," harap Anom.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, mengatakan doa bersama menjadi bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap para jurnalis serta keluarga yang masih menunggu kabar. Ia mengajak seluruh pihak mendoakan agar para korban segera ditemukan dalam kondisi selamat dan proses pencarian berjalan lancar.

"Mari kita bersama-sama mendoakan teman-teman wartawan yang sedang menjalankan tugas. Semoga mereka segera ditemukan dalam keadaan selamat dan proses pencarian diberikan kemudahan," kata Herwan.