Dishub dan Polres Jember Berlakukan Rekayasa Lalin TAJEMTRA 2026, Jalur Nasional Ditutup Bertahap

Create: Fri, 04/09/2026 - 22:56
Author: Redaksi

 

JEMBER, ewarta.co — Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jember bersama Polres Jember resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas menjelang gelaran Gerak Jalan Tanggul–Jember Tradisional (TAJEMTRA) 2026 yang berlangsung pada Sabtu (5/9/2026).

​Ajang tahunan berjarak 30 kilometer dari Alun-Alun Tanggul hingga Alun-Alun Jember ini diikuti sebanyak 25.613 peserta, sehingga diperkirakan berdampak signifikan terhadap kelancaran arus lalu lintas.

​Kepala Dishub Jember, Gatot Triono, menjelaskan bahwa penutupan jalur utama arah barat menuju timur dilakukan secara bertahap mulai pukul 10.00 WIB. Sementara itu, sterilisasi total di kawasan Kota Jember mulai diberlakukan pukul 17.00 WIB.

​"Agar pengendara tidak terjebak kemacetan, arus kendaraan dari arah barat atau Lumajang kami alihkan melalui jalur selatan," kata Gatot.

​Pengamanan dan penataan lalu lintas ini merupakan hasil rapat koordinasi Dishub bersama Polres Jember pada Kamis (3/9/2026) malam. Sebanyak 550 personel Polres Jember, 85 personel Kodim 0824/Jember, 90 personel Dishub Jember, 10 personel Dishub Provinsi, serta ratusan anggota Satpol PP dikerahkan di sepanjang rute.

​"Jalur utama steril dari kendaraan umum maupun pribadi. Hanya mobil panitia dan ambulans yang diizinkan melintas demi keselamatan serta kenyamanan peserta," tegasnya.

​Penutupan sementara berlaku di sepanjang jalan nasional rute TAJEMTRA, meliputi:

​* Alun-Alun Tanggul

* ​Simpang 3 Gambirono Bangsal

* ​Simpang 3 Masjid Bangsalsari

​* Simpang 3 Kaliputih

​* Simpang 4 Mangli

* ​Finish: Alun-Alun Jember

​Untuk arus pengalihan dari arah Tanggul, kendaraan diarahkan mulai dari Simpang 3 Pondok Dalem menuju Kencong – Gumukmas – Puger – Balung – Wuluhan – Ambulu – Ajung – Gladak Pakem, lalu keluar di Simpang 3 Wirolegi, Kecamatan Sumbersari. Dari titik tersebut, pengendara dapat melanjutkan perjalanan menuju Banyuwangi, Bondowoso, atau pusat kota. Rute yang sama berlaku untuk arah sebaliknya.

​Khusus area perkotaan, double way Simpang 4 Mangli sisi utara ditutup total, sedangkan sisi selatan tetap dibuka. Pengendara dari arah Surabaya yang hendak menuju Banyuwangi diimbau memanfaatkan Jalur Pantura.

​Selama kegiatan berlangsung, operasional Terminal Bus Tawang Alun dipindahkan sementara ke Terminal Ambulu guna menjaga kelancaran angkutan antar kota.

​Gatot mengimbau seluruh pengguna jalan untuk mematuhi arahan petugas di lapangan. "Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan jalur alternatif agar ajang TAJEMTRA 2026 berjalan aman dan lancar," tutupnya. (hafit)