Dinkes Provinsi Akan Berikan Sanksi Tegas Dinkes Benteng dan Kaur

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, Herwan Anthoni

 

BENGKULU, ewarta.co - Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu menggelar Kegiatan penilaian tenaga kesehatan teladan se Kabupaten/ Kota tingkat Provinsi Bengkulu tahun 2019.

Kegiatan tersebut di hadiri puluhan tenaga kesehatan yang bertugas diseluruh Kabupaten/ Kota di Provinsi Bengkulu, terkecuali perwakilan Kabupaten Bengkulu Tangah dan Kaur.

Kepala Dinas Kesehatan, Herwan Antoni yang hadir dalam kegiatan itu mengapresiasi kegiatan yang digelar rutin setiap tahunnya tersebut.

"Penilaian digelar bertujuan memotivasi dan meningkatkan kinerja tenaga kesehatan yang bertugas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," kata Kepala Dinas Provinsi Bengkulu saat membuka Kegiatan Penilaian Tenaga Kerja Teladan di Gedung Diskes Provinsi Bengkulu Rabu (26/06/2019).

Ia menjelaskan, kegiatan penilaian ini juga bertujuan meningkatkan kompetisi di antara tenaga kesehatan dalam upaya meningkatkan pelayanan.

"Kegiatan ini untuk meningkatkan minat tenaga kesehatan untuk lebih berperan dalam pemberdayaan warga dan peningkatan upaya promotif dan preventif, kami juga sudah mempersiapkan Reword kepada pemenang yakni uang pembinanan dan lainya," jelas Herwan.

Herwan Juga berterimakasih kepada Kepala dinas yang sudah mengirimkan perwakilan petugasnya dalam kegiatan ini, dan bagi daerah yang belum mengirimkan perwakilan yakni Kabupaten Bengkulu Tengah dan Kaur akan di berikan sanksi.

“Kita akan berikan sanksi tegas kepada daerah yang tidak mengirimkan perwakilan, menurutnya Penilaian tenaga kesehatan teladan ini menjadi pemicu meningkatan kualitas pelayanan, serta kepuasan warga, kalo soal anggaran kami yakin pemerintah daerah itu akan memberikan jika bener-benar bermanfaat kegiatan itu,” sampainya.

Sementara itu Kepala Bidang Kesehatan Provinsi Bengkulu, Edriawan Mansyur dalam laporanya, menyampaikan kegiatan ini diikuti 6 kategori meliputi dokter dan dokter gigi 10 peserta, perawat 6 peseta, bidan 5 peserta, tenaga kesehatan masyarakat 5 peserta, kesehatan gizi 2 peserta, dan farmasi 4 peserta.

“Kami sangat berterimaksih atas sumbangsinya yang telah mengimkan petugas dalam kegiatan ini, kita sudah menyampaikan kepada kapala dinas kabupaten kota untuk mengikuti kagitan ini, namun ada beberapa yang tidak menginimkan, nah untuk penilaian, kita sudah melakukan koordinasi kepada juri, jangan sampai ada intervensi, jangan ada PDKT, ini harus Objektiv, kami berharap tahap pertama selesai semua,” tutupnya. (**)