Bengkulu, eWarta.co -- Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Bengkulu mengajak Aparatur Desa di daerah untuk meningkatkan literasi digital masyarakat di pedesaan. Caranya melalui penyuluhan, pelatihan dan pendampingan.
“Kami berharap kepala desa dan perangkat desa melakukan peningkatan pengetahuan dan keterampilan digital untuk menunjang tugas dan fungsinya, serta masyarakat desa agar dapat beradaptasi memasuki era digital,” kata Kepala Dinas PMD Provinsi Bengkulu, RA Denni.
Ia menjelaskan literasi digital dapat dilakukan dalam bentuk penyuluhan, pelatihan dan pendampingan yang dapat diikutsertakan bersama masyarakat desa.
“Kompetensi literasi digital yang dapat diajarkan tidak hanya dilihat dari kecakapan menggunakan media digital (digital skills) saja, namun juga budaya menggunakan digital (digital culture), etis menggunakan media digital (digital ethics), dan aman menggunakan media digital (digital safety),” jelas Denni.
Masyarakat desa dapat menerapkan materi literasi digital yang disampaikan untuk promosi BUMDes melalui sosial media.

“Literasi digital merupakan kompetensi yang mencakup kemampuan kerja setiap individu yang meliputi lingkup pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja di era digital yang sesuai dengan standarisasi yang diharapkan masing-masing instansi,” jelasnya.
Literasi digital dapat menambah wawasan masing-masing individu dan bermanfaat meningkatkan kemampuan untuk lebih kritis dalam berpikir dan memahami informasi serta mempercepat pelayanan kerja di tengah masyarakat.
"Setelah aparatur desanya cakap digital, maka pembentukan desa digital juga akan mudah dicapai," demikian Denni. (Adv)









