SULSEL, ewarta.co - Kinerja Kepala Desa Kendekan, Kecamatan Walenrang Timur Kabupaten Luwu, kini menjadi bahan pembicaraan hangat di tengah masyarakat.
Pasalnya, mantan Kepala Desa Kendekan periode 2014-2019, Abd Latif Tallamma hingga tutup tahun 2019 baru kurang lebih 100 meter dikerja, padahal sangat jelas terpampang dipapan anggaran Volume 1650 meter dengan anggaran Rp. 633.574.600 yakni pembuatan proteksi jalan (talud) yang sisanya tidak terealisasi, di Dusun Pollo Padang, Tunas Baru dan Dusun Kendekan.
Mantan Kades di duga juga belum dapat menuntaskan sejumlah pelaksanaan kegiatan yang dibiayai Dana Desa (APBN), seperti pembangunan talud dan pembangunan lainnya yang dibiayai dari Dana Desa 2019.
Menurut keterangan masyarakat yang tak mau di tulis namanya berinisial LO', pembangunan proteksi jalan (talud) ini baru satu persoalan yang akurat untuk selewengkan Dana Desa, tidak hanya itu, hal ini bukan pertamakalinya selama menjabat Kepala Desa dari tahun 2014-2019.
Sayangnya, kata warga inisial LO' pembangunan talud tersebut sampai sekarang belum rampung,” tuturnya pada media ini, Minggu (5/1/2019).
Selain pengerjaan pembangunan talud sejauh 1650 meter, masih ada bdberapa titik pekerjaan yang juga belum selesai dikerjakan,”tambahnya lagi.
Dia menambahkan, jika mantan Kepala Desa tidak ada maksud baik dan terbuka terkait pengelolaan anggaran Dana Desa, maka warga akan mendatangi Kantor Desa dan akan mempertanyakannya pada Tim Pengelola Kegiatan (TPK) dan aparat desa di Kantor Desa,” tegas warga setempat'.
"Kalau mau diuraikan sangatlah banyak penyelewengan Dana Desa di Desa kami ini, tapi cukup inilah salah satu bukti akurat dari kami, jadi kami minta Inspektorat Kabupaten Luwu dan Pihak penegak hukum untuk memeriksa dan mengusut dugaan penyelewengan Dana Desa tersebut,"tutupnya. (YUS)









