BENGKULU,eWARTA.co -- Pemerintah Kota Bengkulu melakukan rapat terkait penataan pasar yang berfokus di pasar Minggu. Penataan pasar dilakukan karena selama masa pandemi telah memberikan mereka semacam kelonggaran untuk berjualan diluar, dan ketika pandemi sudah mulai mereda maka mereka diimbau untuk kembali berjualan di dalam pasar.
"Penertiban pedagang kali ini terfokus dipasar Minggu, khususnya di jalan basuki Rahmat sampai di Kemenag yang sudah begitu banyaknya payung-payung pedagang yang membuat wajah kota tidak rapi, namun ini dilakukan dengan cara-cara persuasif," kata Wakil Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi, S.E, M.M, Rabu (5/1/2022).
Sementara itu, Kepala Disperindag kota Bengkulu, Bujang HR menyebutkan bahwa pihaknya sama-sama memberikan pengertian kepada para pedagang yang memanfaatkan lahan parkir untuk berjualan.
"Saat ini kita akan humanis dulu dengan cara-cara persuasif dengan mereka untuk tidak memanfaatkan tempat parkir untuk tidak berjualan, dan bagi juru parkir yang mengalihkan fungsi parkir maka itu kita cabut dan alihkan kepada yang lain," ujarnya.
Kegiatan ini akan melibatkan Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Perhubungan, Bapenda, dan satgas lainnya yang berhubungan dengan penataan kawasan pasar minggu.
"Kegiatan tersebut insya Allah akan dilakukan pada jumat besok (Kamis)," jelasnya. (Septi)









