Demo Mahasiswa Bengkulu Tolak RUU KUHP dan Revisi UU KPK

Ribuan Mahasiswa Bengkulu turun kejalan tolak RUU KUHP dan Revisi UU KPK, Selasa (24/9).
Create: Tue, 24/09/2019 - 11:36
Author: Redaksi

 

BENGKULU, ewarta.co - Ribuan mahasiswa di Bengkulu turun ke jalan menolak RUU KUHP dan Revisi UU KPK, Selasa (24/9) di depan Gedung DPRD Provinsi Bengkulu.

Hingga kemarin malam, Senin (23/), ratusan mahasiswa dari seluruh Universitas yang ada di Bengkulu ini mengadakan diskusi bersama untuk menyerukan aksi penolakan tersebut.

Nampak dukungan dari berbagai petinggi dan dosen Universitas mendukung pergerakan para mahasiswanya ini untuk turun ke jalan, membela kesejahteraan rakyat.

Salah satunya Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Bengkulu (Fisip Unib) Achmad Aminudin, yang mendukung mahasiswa menjunjung keadilan.

"Di kelas dilapangan sama, kita junjung keadilan, lanjutkan perjuangan anak-anakku semua, semoga Allah meridhoi dan menunjukkan janjiNya. Bapak merestui kalian berjuang," Tulisnya dalam tangkapan layar percakapan whatsapp pribadinya dengan seorang mahasiswa yang beredar.

Senada dengan Dekan Fakultas Hukum (FH) Unib, Profesor Herawan, juga mendukung aksi para mahasiswa yang membela keadilan dan dikabarkan juga dirinya akan ikut turun ke jalan.

"Besok saya ikut," katanya dalam tangkapan layar percakapan whatsapp pribadinya dengan seorang mahasiswa yang banyak tersebar. Sama halnya dengan Dosen Ilmu Kelautan Fakultas Pertanian (FP) Unib Yansen, yang juga mendukung pilihan perjuangan para mahasiswanya.

"Jangan khawatir, saya sebagai orang tua mendukung pilihan perjuangan kalian semua, baik yang memilih demo maupun tidak," Ujarnya dalam tangkapan layar percakapan whatsapp pribadinya dengan seorang mahasiswa yang banyak tersebar.

Tak hanya itu, dukungan pun datang dari aktifis sekaligus mantan Presiden Mahasiswa Unib yang kini mendapat amanah rakyat untuk duduk di kursi anggota DPRD Provinsi Bengkulu Dempo Exler, melihat postingan story whatsapp pribadinya.

"Adek-adek mahasiswa, perjuangan kalian akan dicatat amal Ibadah di sisi Allah SWT, dan akan tertulis dalam sejarah lembaran bangsa, kobarkan semangat juang kalian, pantang pulang sebelum menang," Tulisnya.

Saat ditanyakan apakah dirinya mendukung pergerakan para mahasiswa ini untuk turun kejalan dalam membela keadilan, beliau menyatakan mendukung.

"Dukung," Singkat Dempo.

Nampak tulisan-tulisan di depan gerbang gedung beberapa Universitas yang menyerukan untuk mengosongkan kelas dan kuliah di Gedung DPRD Provinsi Bengkulu.

Hingga tersebar surat cinta dari mahasiswa untuk para dosen yang berisikan permohonan izin mereka tidak hadir dalam perkuliahan dikelas, karena mereka akan turun kejalan demi memperjuangkan demokrasi Indonesia. (Nay)