BENGKULU, eWARTA.co - Virus Corona atau Covid-19 saat ini tengah mewabah hampir di seluruh dunia, terlebih lagi ada Warga Negara Indonesia (WNI) yang dikabarkan positif terkena Covid-19 ini.
Untuk itu, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah sampaikan lima pesan kepada masyarakat Provinsi Bengkulu.
Kelima pesan tersebut tak lain demi ketentraman dan kenyamanan bersama dalam kasus kian mewabahnya virus corona ini, diantaranya;
Gubernur Rohidin meminta masyarakat untuk tidak perlu panik. Apalagi kepanikan tersebut diiringi dengan menimbun bahan sembako maupun pembelian masker yang berlebihan untuk kepentingan pribadi.
"Kejadian ini harus kita hadapi dengan tenang namun dengan kesiapsiagaan yang baik atau memadai," Sampai Rohidin, Rabu (04/03/20).
Kemudian yang kedua, akan dibentuk posko pemeriksaan, dimana sebagian sudah dilaksanakan atau sudah terbentuk yaitu di pintu masuk Bandar Udara, laut dan darat di wilayah Provinsi Bengkulu yang dikoordinir oleh instansi terkait dan keterlibatan atau dipimpin langsung oleh para Bupati dan Walikota yang ada di wilayah bersangkutan.
Ketiga, penyiagaan Rumah Sakit yang menangani pasien dengan gejala coronavirus ada 3 rumah sakit yang sudah ditetapkan sebagai rumah sakit rujukan, yang pertama Rumah Sakit M Yunus Bengkulu, Rumah Sakit Atang Damrah Manna Bengkulu Selatan dan Rumah Sakit Umum Curup, Rejang Lebong.
Ke empat, akan dibentuk tim terpadu untuk mendapatkan informasi yang baik dan benar terkait dengan hal ini termasuk kepada semua pihak agar tidak menyebarkan berita-berita yang tidak bertanggung jawab yang dapat menimbulkan keresahan di tengah-tengah masyarakat.
Terakhir, Gubernur Rohidin mengajak masyarakat Bengkulu untuk berdoa, di samping juga tetap menjaga pola hidup sehat, kebersihan lingkungan dan sebagainya sehingga Penyakit ini tidak menyerang masyarakat Provinsi Bengkulu.
"Apabila ada kejadian atau tanda-tanda tentang wabah Penyakit ini menyerang atau terjangkiti salah Seorang warga masyarakat Bengkulu kami harap untuk segera melapor kepada pihak-pihak yang terkait jajaran kesehatan dan pemerintah Provinsi Bengkulu maupun kabupaten kota dan kita akan melakukan penjemputan agar yang bersangkutan dapat kita lakukan perawatan secara intensif di rumah sakit rumah sakit rujukan," imbau Rohidin. (Nadya)









