Buntut 42 Siswa Terancam DO di SMAN 5, Waka I DPRD Provinsi Bengkulu Minta Dinas Dikbud Bertanggung Jawab

Create: Wed, 20/08/2025 - 13:44
Author: Redaksi

 

BENGKULU, eWarta.co -- Polemik SMAN 5 yang membuat sejumlah walimurid mendatangi kantor DPRD provinsi Bengkulu untuk meminta pertanggungjawaban mendapat perhatian dan respon khusus dari wakil ketua DPRD provinsi Bengkulu.

Menurut Teuku Zulkarnain, hal ini sudah diwanti-wanti sejak awal sehingga dirinya meminta oknum yang bermain bertanggung jawab atas kegaduhan ini.

"kita udah mewanti-wanti kepada Dinas, kepala sekolah jangan main-main dengan urusan ini. Tak ada titipan, semuanya harus ikut aturan. Kalo semuanya sesuai jalur, Maka tak akan ada kegaduhan ini. Kejadian seperti ini karena adanya titipan, ada yang jalur langit, jalur belakang dan sebagainya. Nah kalo sudah seperti ini, inilah konsekuensi yang harus diterima oleh semuanya," ujar Teuku.

Teuku menambahkan, siapa saja yang terlibat didalamnya harus menerima konsekuensinya.

"Sudah-sudahlah kita Sudah cukuplah main-main yang seperti itu, ada calo lah segala macamlah. Tentu kita minta penindakan tegas kepada mereka-mereka yang bermain ini," kata Teuku.

Teuku juga berharap walimurid yang tidak terdata dalam dapodik di SMAN 5 untuk bersabar.

"Memang jalan satu-satunya yang tidak terdaftar di Dapodik SMAN 5 untuk dicarikan sekolah lain, bisa dibantu Dinas Dikbud," ujar Teuku. (**)