BENGKULU - Walikota Bengkulu Helmi Hasan mengajak seluruh masyarakat ambil bagian dalam mewujudkan Kota Bengkulu bebas dari sampah. Menurutnya, persoalan sampah bukan hanya persoalan pemerintah saja, melain seluruh elemen masyarakat harus ambil bagian.
“Persoalan sampah sampah ini bukan hanya persoalan yang ada di Kota Bengkulu saja, tetapi hampir seluruh daerah dihadapkan hal yang sama. Seperti di Jakarta, antara Jakarta dengan Jawa Barat itu selalu berdebat soal sampah sampah,” ungkap Helmi saat membuka FGD Perda Sampah di Xtra Hotel, Senin (26/9/2022).
Meski begitu, Helmi mengajak masyarakat Kota Bengkulu tak pantang semangat dalam mewujudkan kota tercinta ini menjadi kota terbersih di dunia. Yang dikhawatirkan Helmi saat ini ialah oknum-oknum yang sengaja membuang sampah sembarangan dan membuat Kota Bengkulu seolah-olah darurat sampah.
“Pemkot mencanangkan menangkap orang-orang yang membuang sampah sembarangan itu. Karena menurut kami memang ada gerakan sengaja dikerahkan dan di viralkan, seakan-akan Kota Bengkulu ini tak terawat betul,” tambahnya.
Seperti kejadian di Sawah Lebar Baru, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah melapor ke Helmi bahwasannya ada tumpukan sampah yang menggunung di kawasan eks TPS Pemkot.
Setelah ditelusuri, ternyata tumpukan sampah itu berasal dari galian proyek yang sedang di garap Pemprov di eks TPS. Karena dulunya tempat tersebut merupakan tempat pembuangan sementara, dan dikarenakan akan pembangunan, kontainer pun akhirnya di tarik dan dipindahkan
“Suasana begini yang kemudian perlu kita diskusikan. Karena di sini ada forum LPM, forum RT agar kemudian kita betul-betul punya persepsi yang sama. Karena pada dasarnya persoalan sampah ini tanggungjawab bersama,” tutupnya.









