BPBD Bengkulu Dirikan Posko Siaga La Nina

Create: Tue, 14/12/2021 - 11:40
Author: Alwin Feraro
Tags

 

BENGKULU,eWARTA.co -- Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bengkulu membentuk tim siaga bencana Hidrometeorologi dampak La Nina hingga Februari 2022.

Sekretaris BPBD Provinsi Bengkulu Edi Susanto B, menegaskan jika pendirian Posko akan sangat mendukung koordinasi baik antara kabupaten/kota hingga lintas sektor.

“Tindaklanjut SK tim ini, kami membentuk posko tingkat provinsi yakni Posko Siaga Bencana Hidrometeorologi dampak La Nina di Provinsi Bengkulu,” jelas Edi, Selasa (14/12/21).

Edi juga menyampaikan kabupaten/kota melalui SK Gubernur untuk segera mengambil langkah langkah strategis dalam upaya antisipasi dampak bencana hidrometeorologi. 

Gubernur juga mengimbau bupati/walikota untuk membentuk posko.

Sementara itu Kepala Bidang Pra Bencana, Ir Samsudin menambahkan adapun fungsi Posko ini untuk sosialisasi dan peringatan dini bencana, pelayanan kepada masyarakat terkait dengan dampak La Nina yang berdasarkan rilis BMKG diperkirakan La Nina akan terjadi sampai bulan Februari 2022.

"La Nina ini dapat memicu curah hujan yang tinggi, sehingga memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, banjir bandang, angin kencang dan cuaca ekstrem," kata dia.

Kemudian, posko ini juga berfungsi untuk lintas koordinasi dengan stakeholder terkait dalam menyikapi dan antisipasi kemungkinan terjadinya bencana ini.

“Untuk itu kabupaten/kota diimbau  melakukan pemetaan wilayah yang rawan bencana dan pendataan masyarakat yang berdomisili atau bermukim di daerah rawan bencana. Seperti lereng bukit, kawasan rawan banjir, kawasan serapan air,” jelas Samsudin.

Kemudian segera melakukan aktivasi posko siaga bencana di daerah-daerah rawan bencana serta melakukan Apel kesiapsiagaan dan memberikan laporan.

Samsudin menambahkan selain untuk siaga bencana hidrometeorologi posko ini juga berfungsi untuk informasi mengenai penanganan COVID-19 dan kemajuan pelaksanaan vaksinasi di Provinsi Bengkulu. (Bisri)