BKKBN Bengkulu Buka Pelayanan KB di Wilayah Perbatasan Kaur

Create: Thu, 06/11/2025 - 20:53
Author: Admin 3

 

Bengkulu, eWarta.co – Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Provinsi Bengkulu bersama pemerintah kabupaten terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di wilayah perdesaan. Salah satunya melalui kolaborasi dalam memastikan akses layanan Keluarga Berencana (KB) yang merata dan berkualitas.

Awal November 2025, dilaksanakan Pelayanan KB Wilayah Perbatasan di Desa Suka Jaya, Kecamatan Nasal, Kabupaten Kaur. Desa ini merupakan wilayah perbatasan antara Provinsi Bengkulu dan Lampung. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari Bhakti KB Perbatasan yang bertujuan mendekatkan layanan program pemerintah kepada masyarakat terpencil.

“Bhaksos ini memberikan berbagai layanan, seperti pemasangan alat kontrasepsi jangka panjang (MKJP), konsultasi kesehatan reproduksi, serta penyuluhan mengenai perencanaan keluarga dan pencegahan stunting,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DPPKBP3A Kabupaten Kaur, Evana Toursyahdia, S.IP, Kamis (6/11/2025).

Evana menjelaskan, kegiatan yang berlangsung pada Rabu (5/11/2025) tersebut melayani berbagai jenis metode kontrasepsi dengan total 80 akseptor. Rinciannya, 47 peserta menggunakan implan, 3 peserta IUD, 16 peserta suntik, 8 peserta pil, dan 6 peserta kondom.

Sementara itu, Ketua Tim Kerja I Bidang Peningkatan Kualitas Pelayanan KB dan Kesehatan Reproduksi (KB-KR) BKKBN Provinsi Bengkulu, Mardhotillah Layli, S.Sos., M.Sos, menegaskan bahwa perluasan jangkauan pelayanan KB hingga ke daerah perbatasan merupakan bagian dari strategi nasional dalam mewujudkan keluarga berkualitas dan sejahtera.

“Kami ingin memastikan tidak ada satu pun keluarga yang tertinggal dalam mendapatkan hak pelayanan KB. Ini bukan hanya soal pengendalian penduduk, tetapi juga peningkatan kualitas hidup keluarga,” jelasnya.

Dengan hadirnya pelayanan KB hingga ke wilayah perbatasan, Bengkulu menunjukkan komitmennya dalam memperkuat pelaksanaan Program Bangga Kencana, sejalan dengan upaya nasional membangun keluarga Indonesia yang sehat, mandiri, dan sejahtera.