BI Targetkan Pengguna QRIS Bengkulu Capai 75.000 Orang

Dokumentasi peluncuran QRIS
Create: Wed, 17/03/2021 - 16:56
Author: Alwin Feraro

 

BENGKULU,eWARTA.co -- Pejabat Bank Indonesia (BI) Perwakilan Bengkulu menargetkan jumlah pengguna Quick Respon Indonesia Standart (QRIS) atau pembayaran non tunai di Bengkulu naik dua kali lipat di tahun ini. 

"Sejak diluncurkan jumlah sekarang mencapai 37.67 pengguna. Kami targetkan sekitar 75.000 pengguna bisa tercapai hingga akhir tahun," kata Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu, Rifat Pasha  (17/3/2021).

Rifat mengatakan, Bank Indonesia bakal menggencarkan stratagi inovasi agar masyarakat dan lembaga mulai beralih ke QRIS.

‘’Kami ingin semuanya membangun kolaborasi dan sinergi,’’ kata dia.

Sinergi yang dibangun, lanjut dia adalah menggandeng perbankan swasta maupun milik pemerintah termasuk penyelenggara jasa sistem pembayaran maupun pemerintah daerah. 

Bank Indonesia selanjutnya akan bergerak dengan memfokuskan kepada komunitas-komunitas yang ada di Bengkulu seperti UMKM dan pasar, tempat ibadah, lembaga pendidikan dan lain-lain.

Menurut Rifat, melalui cara pembayaran melalui QRIS akan banyak memperoleh keuntungan baik bagi pembeli atau penjual yang memakainya. 

"Bagi pembeli lebih praktis, tidak perlu bawa dompet tebal, jumlah uang yang dibayar pas tidak menerima uang kembali dalam permen. Kemudian terhindar dari tindak kriminal, dan bisa membayar uang elektronik pada semua aplikasi layanan uang elektronik serta dapat mencatat transaksi belanja," jelasnya.

Sementara bagi penjual, lanjut dia meminimalkan risiko mendapat pembayaran uang palsu, dapat mencatat transaksi uang masuk keluar sehingga dapat digunakan untuk melihat cash flow, dengan dapat dilihat cash flownya peluang untuk memperoleh pembiayaan lebih besar, uang langsung masuk ke rekening, penjual tidak memajang banyak QR Code.

"Cukup satu QR Code untuk semua aplikasi uang elektronik," kata Rifat. (Bisri)