BENGKULU – Bank Indonesia (BI) kembali menegaskan komitmennya dalam menjamin ketersediaan uang Rupiah layak edar serta kelancaran layanan penukaran uang selama periode Ramadan dan Idul Fitri (RAFI) 2026.

Melalui program SERAMBI 2026 (Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri) yang bertema “Rupiah Memberi Makna di Bulan Penuh Berkah”, BI menggandeng perbankan nasional untuk melayani kebutuhan masyarakat.
Secara nasional, program ini berlangsung mulai 13 Februari hingga 15 Maret 2026. Deputi Gubernur BI, Ricky P. Gozali, menyatakan bahwa BI telah menyiapkan uang tunai sebesar Rp185,6 triliun, meningkat dari tahun sebelumnya seiring proyeksi kenaikan aktivitas ekonomi dan konsumsi masyarakat.
Di tingkat daerah, Kantor Perwakilan Wilayah (KPw) BI Provinsi Bengkulu secara resmi memulai Kick Off SERAMBI 2026 pada Rabu (18/02). Kepala Perwakilan BI Bengkulu, Wahyu Yuwana Hidayat, mengungkapkan bahwa pihaknya menyiapkan uang layak edar sebesar Rp2,08 triliun.
"Jumlah ini disiapkan untuk memenuhi proyeksi kebutuhan uang kartal sebesar Rp1,84 triliun, dengan tingkat kecukupan kas mencapai 113,4%," ujar Wahyu dalam acara yang dihadiri pimpinan perbankan se-Provinsi Bengkulu tersebut.
Untuk memudahkan masyarakat, KPwBI Bengkulu menyediakan berbagai titik layanan, antara lain:
* Kas Keliling Ritel: Beroperasi di rumah ibadah dan pusat keramaian.
* Kas Peduli Mudik: Tersedia di Bandara Fatmawati dan rest area Tol KM 5A (Bengkulu–Taba Penanjung).
* Kas Terpadu: Berlokasi di Lapangan Merdeka Kota Bengkulu.
Jaringan Perbankan: Sebanyak 30 kantor cabang bank di seluruh Provinsi Bengkulu siap melayani penukaran.
Masyarakat diwajibkan melakukan pemesanan jadwal dan lokasi melalui aplikasi PINTAR di laman pintar.bi.go.id. Penggunaan aplikasi ini bertujuan untuk memberikan kepastian jadwal, mengurangi antrean, dan meningkatkan efisiensi distribusi.
Selain menyediakan uang tunai, BI terus mengedukasi masyarakat untuk merawat uang melalui prinsip 5J (Jangan dilipat, dicoret, diremas, distapler, dan dibasahi) serta mengenali keaslian uang dengan metode 3D. Di saat yang sama, BI juga mendorong penggunaan transaksi digital seperti QRIS dan BI-FAST sebagai alternatif pembayaran yang aman dan praktis selama momen lebaran. (rls)









