BENGKULU, ewarta.co -- Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bengkulu kembali menggelar pelatihan wartawan ekonomi di Kabupaten Rejang Lebong dan Kepahiang. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini bertujuan memperkuat kemitraan dengan insan pers sekaligus memperdalam pemahaman jurnalis terkait kebijakan ekonomi dan program strategis daerah.
Diikuti puluhan wartawan dari berbagai media di Provinsi Bengkulu, agenda tahunan ini diisi dengan penyampaian materi ekonomi, diskusi interaktif, hingga peliputan langsung ke lapangan.
Manager Humas BI Perwakilan Provinsi Bengkulu, Pak Tulus mewakili Kepala Perwakilan BI Bengkulu Wahyu Yuwana Hidayat, menegaskan peran strategis media dalam menyampaikan kebijakan ekonomi kepada publik.
“Kemitraan antara Bank Indonesia dan media sangat penting untuk menjaga kualitas informasi ekonomi yang sampai ke masyarakat. Pemberitaan yang akurat dan mudah dipahami dapat mencegah kesalahpahaman terkait kebijakan moneter, sistem pembayaran, dan stabilitas keuangan,” ujar Tulus.
Selain menerima materi teoretis, para jurnalis diajak melakukan kegiatan luar ruang di Rejang Lebong dan meliput langsung potensi ekonomi dialog dan talk show di Kabupaten Kepahiang. Salah satu agenda utamanya adalah peliputan pelepasan ekspor perdana kopi Bengkulu ke Italia.
Kabupaten Kepahiang sendiri dikenal memiliki aktivitas perkebunan kopi yang cukup kuat. Melalui kunjungan ini, wartawan diharapkan dapat memperluas perspektif dalam mengemas cerita ekonomi daerah secara lebih mendalam mulai dari perjuangan petani, proses pengolahan hasil perkebunan, hingga peluang pemasaran produk lokal di pasar internasional.
Melalui sinergi ini, BI Bengkulu berharap ekosistem informasi ekonomi di daerah semakin sehat dan mampu mendorong masyarakat mengambil keputusan ekonomi secara lebih bijak. (**)










