Bengkulu Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, TNI–Polri dan Pemda Gelar Simulasi Hadapi Gempa dan Tsunami

Create: Sat, 18/04/2026 - 14:38
Author: Admin 3

 

Bengkulu, eWarta.co – Menyadari posisi geografis Bengkulu yang berada dalam kawasan Ring of Fire, jajaran TNI, Polri, pemerintah daerah, serta berbagai komponen masyarakat menggelar latihan kesiapsiagaan operasional penanggulangan bencana alam, khususnya menghadapi potensi gempa bumi dan tsunami.

Latihan yang dipimpin langsung oleh Mohamad Naudi Nurdika selaku Dankodiklat TNI ini bertujuan menyamakan persepsi serta membiasakan koordinasi antarinstansi agar lebih responsif saat situasi darurat terjadi.

Dalam keterangannya, pihak TNI menegaskan bahwa tujuan utama dari simulasi tersebut adalah menumbuhkan kesadaran mandiri di tengah masyarakat.

“Outcome besarnya adalah masyarakat diharapkan sadar bencana. Mereka harus memiliki kesadaran untuk minimal mengamankan diri sendiri, syukur-syukur bisa mengamankan keluarganya dan lingkungan sekelilingnya,” ujarnya.

Latihan ini dikategorikan sebagai Operasi Militer Selain Perang (OMSP), yang berfokus pada upaya pengurangan risiko dan dampak bencana alam secara terukur.

Pemerintah Kota Bengkulu yang dihadiri oleh Wali Kota Dedy Wahyudi dan Pj Sekda Medy Pebriansyah menyampaikan apresiasi atas peran strategis TNI, khususnya Dankodiklat beserta jajaran, dalam memetakan pembagian peran penanggulangan bencana.

Sinergi lintas sektor ini mencakup koordinasi antara TNI, BPBD, pemerintah kota, hingga Pemerintah Provinsi Bengkulu.
“Kita berada di area rawan, jadi pembagian peran itu penting. Siapa berbuat apa. TNI, BPBD, Kota, dan Provinsi harus selaras dalam aksi pencegahan maupun penanggulangan,” ujar Dedy.

Sebagai langkah konkret, Pemerintah Kota Bengkulu juga berencana menggelar simulasi bencana besar pada akhir tahun 2026 yang akan melibatkan partisipasi aktif masyarakat secara luas.

Berbeda dengan latihan sebelumnya yang bersifat terbatas, simulasi mendatang akan menyasar anak-anak sekolah untuk edukasi dini terkait langkah penyelamatan saat gempa.

Selain itu, masyarakat umum juga akan dilibatkan untuk memahami jalur evakuasi serta titik kumpul aman jika terjadi potensi tsunami. Wali Kota Dedy menyatakan akan segera melakukan koordinasi lanjutan dengan pemerintah provinsi guna memastikan kesiapan teknis kegiatan tersebut.

Meski berbagai langkah mitigasi terus digalakkan, ia tetap mengajak seluruh warga Kota Bengkulu untuk senantiasa berdoa agar daerah tersebut dijauhkan dari segala marabahaya dan bencana alam.