Bengkulu Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Megathrust

Create: Thu, 09/04/2026 - 19:23
Author: Admin 3
Tags

 

Bengkulu, eWarta.co – Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama Korem 041/Garuda Emas (Gamas) menggelar Rapat Koordinasi Latihan Kesiapsiagaan Nasional Bencana Alam Megathrust Kogabwilhan I Tahun 2026 di Aula Merah Putih, Kantor Gubernur Bengkulu, Kamis (9/4/2026).

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, yang didampingi Komandan Korem 041/Gamas, Brigadir Jenderal TNI Jatmiko Aryanto. Dalam kesempatan itu, Mian menegaskan pentingnya kesiapan seluruh pihak dalam menghadapi potensi bencana alam di wilayah Bengkulu.

Menurutnya, Bengkulu merupakan daerah yang memiliki tingkat kerawanan bencana cukup tinggi karena berada di kawasan Cincin Api Pasifik atau Ring of Fire.

“Ini tentu harus menjadi kolaborasi bersama para pemangku kepentingan dengan jajaran TNI. Apabila bencana terjadi, Bengkulu harus siap karena wilayah ini berada di Cincin Api Pasifik,” ujar Mian.

Cincin Api Pasifik merupakan kawasan pertemuan sejumlah lempeng tektonik aktif yang menyebabkan wilayah di sepanjang jalurnya rawan mengalami gempa bumi serta aktivitas vulkanik.

Secara geografis, Provinsi Bengkulu berada di pesisir barat Pulau Sumatra dan berbatasan langsung dengan Samudra Hindia. Kondisi tersebut membuat wilayah ini rentan terhadap berbagai bencana alam, seperti gempa bumi megathrust, aktivitas vulkanik, hingga potensi tsunami akibat pergerakan zona subduksi lempeng tektonik.

Sementara itu, Brigjen TNI Jatmiko Aryanto menjelaskan bahwa rapat koordinasi ini bertujuan menyelaraskan peran serta keterlibatan perangkat daerah dalam menghadapi kemungkinan terjadinya bencana megathrust.

“Sore ini kita melaksanakan rapat dalam rangka latihan kesiapsiagaan bencana. Kegiatan ini telah diprogramkan di tiga provinsi, yaitu Bengkulu, Lampung, dan Sumatera Barat. Rapat ini bertujuan untuk menyinkronkan koordinasi dengan instansi pemerintah daerah, seperti BPBD, agar terjalin sinergi yang kuat dalam pelaksanaannya,” jelas Jatmiko.

Melalui kegiatan ini, diharapkan koordinasi antara pemerintah daerah, TNI, dan seluruh pemangku kepentingan dapat semakin solid dalam meningkatkan kesiapsiagaan serta memperkuat sistem penanggulangan bencana di Provinsi Bengkulu.