BENGKULU, eWARTA.co -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu mengusulkan kenaikan kuota tiga jenis bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi ke Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas)tahun 2022 ini.
"Untuk tahun ini kami usulkan kenaikan kuota BBM bersubsidi dibandingkan tahun lalu," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Administrasi Perekonomian dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu Ramadhan Panji Surya, Senin (31/1/22).
Surya mengatakan penambahan kuota BBM ini untuk memenuhi kebutuhan dan mengantisipasi kurangnya stok BBM bagi masyarakat Bengkulu.
"Penambahan tersebut tidak terlalu signifikan. Tapi ini diharap bisa memenuhi kebutuhan yang ada," katanya.
Adapun rincian kuota BBM bersubsidi di Bengkulu tersebut yakni minyak tanah sebesar 45 kilo liter (KL), Solar 113.112 Kl, Premium 88.47 KL dan gas LPG 52.327 metrik ton (MT).
"Untuk kuota tahun lalu Bengkulu hanya mendapat jatah Solar 99.800 KL, Premium 66.149 KL dan LPG 49.510 MT. Hanya minyak tanah yang tidak ada kenaikan kuota tahun ini di mana sebelumnya sebanyak 47 KL," paparnya.
Meski demikian, kuota BBM bersubsidi ini nantinya akan dievaluasi setiap triwulannya.
"Jika dirasa memang tidak mencukupi, maka akan kami usulkan kembali bersurat ke BPH Migas untuk penambahan," tutupnya. (Bisri)









