Belasan Anak Ikuti Operasi Bibir Sumbing

Create: Sat, 12/04/2025 - 17:30
Author: Redaksi

 

TEGAL, eWarta.co -- Sebanyak 11 anak mengikuti operasi bibir sumbing dan langit-langit gratis yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Tegal bekerja sama dengan Alumni Bedah FK UNDIP, bertempat di RSUD Dr. Soeselo Slawi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah pada Sabtu 12 April 2025.

Dari belasan anak-anak tersebut, mereka berasal dari wilayah Kabupaten Tegal, Brebes, Pekalongan, dan Banyumas, namun mayoritas peserta berasal dari Kabupaten Tegal.

Tampak Bupati Tegal H. Ischak Maulana Rochman didampingi pihak RSUD Dr. Soeselo Slawi, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal, melihat kondisi pasien operasi bibir sumbing pasca dilakukannya operasi di ruang rawat inap.

Bupati Tegal Ischak Maulana Rochman sempat berinteraksi dengan orang tua pasien. Bupati menanyakan kondisi pasien pasca operasi.

Dalam sambutannya, Bupati Tegal menyampaikan, kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama. Kegiatan bakti sosial (baksos) ini murni tidak dipungut biaya alias gratis. Kegiatan ini juga merupakan serangkaian kegiatan memperingati Hari Jadi ke-424 Kabupaten Tegal yang jatuh pada 18 Mei 2025. Selain itu, baksos ini merupakan bagian dari Program 100 Hari Kerja Bupati.

Arif, selaku orang tua pasien bibir sumbing asal Pekalongan, mengatakan bahwa pihaknya sangat senang dengan pelaksanaan operasi bibir sumbing gratis yang diselenggarakan oleh Pemkab Tegal. Dirinya juga mengaku bersyukur telah dapat mengikuti program operasi bibir sumbing untuk anaknya. "Alhamdulillah, operasi berjalan lancar dan kondisi anak saya dalam keadaan baik-baik saja," ujar Arif.

Sementara itu, Dr. Teguh Sukma, Kepala Bidang Pelayanan Medis RSUD Dr. Soeselo Slawi, mengungkapkan bahwa jumlah anak yang diajukan untuk pelaksanaan operasi bibir sumbing sebanyak 15 anak. Namun, yang disetujui dan ikut hanya 11 anak. Hal ini dikarenakan pihaknya memeriksa kondisi langsung setiap anak, apakah memungkinkan untuk dilakukan operasi atau tidak.

Dalam operasi bibir sumbing ini, dihadirkan tiga dokter spesialis bedah plastik dan dokter anestesi dari RSUD Dr. Soeselo Slawi.

"Faktor genetik bisa menjadi penyebab utama. Namun, ada juga kasus yang disebabkan oleh infeksi saat kehamilan yang menyebabkan pertumbuhan janin tidak sempurna," jelas salah satu dokter bedah plastik yang menangani pasien.

Biasanya, adanya kasus bibir sumbing ini disebabkan oleh berbagai faktor, di antaranya bisa akibat faktor genetika, dan ada juga yang disebabkan oleh infeksi saat kehamilan yang menghambat pertumbuhan janin.(Wah/ewa)