BENGKULU,eWARTA.co -- Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Seluma mulai melirik potensi sektor pariwisata Kabupaten Seluma untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).
Sumber PAD baru pun mulai digali dan dilirik, salah satunya sektor pariwisata andalan Kabupaten Seluma yang berada di Kecamatan Lubuk Sandi.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Bapenda Seluma, Yuyun Aprianto mengatakan sektor pariwisata ini menjanjikan untuk digarap sebagai sumber PAD baru. Sebab itu pihaknya saat ini mulai melakukan pendataan potensi-potensi wisata yang ada di Kabupaten Seluma.
"Sektor pariwasata ini sangat menjanjikan. Kita Seluma memiliki banyak potensi wisata, jadi akan mulai kita garap dan kelola sebagai sumber PAD baru," terang Yuyun, ditemui di ruang kerjanya pada Selasa (18/01/2022).
Dijelaskan Yuyun, untuk merealisasikan ini, saat ini pihaknya sedang menggagas regulasi untuk melakukan pungutan retribusi pariwisata ini. Regulasi ini akan menjadi dasar untuk menarik restribusi di tempat-tempat wisata yang ada di Kabupaten Seluma.
"Regulasi sedang kita bahas. Regulasi ini harus ada, sebab menjadi dasar kita dalam menarik retribusinya," lanjut Yuyun.
Pihaknya akan berkoordinasi dengan Bagian Pariwisata Disparpora ucap Yuyun. Koordinasi ini untuk mematangkan lokasi wisata yang ada. Selain itu juga akan berkoordinasi ke pemerintahan desa, lokasi objek wisata berada.
"Pengelolaannya nanti kita serahkan ke desa. Mekanismenya kita atur melalui Perbup sebagai dasar atau regulasinya," sampai Yuyun.
Yuyun menambahkan untuk saat ini objek wisata yang berpotensi Air Terjun Desa Napal Jungur, Kecamatan Lubuk Sandi. Objek wisata alam ini telah melekat di hati wisatawan, baik lokal maupun luar Provinsi Bengkulu.
"Kita akan jadikan pilot project objek wisata Desa Napal Jungur ini. Selanjutnya objek wisata lain yang menjanjikan untuk dikelola dan dikembangkan sebagai sumber PAD baru bagi Kabupaten Seluma," tutup Yuyun. (Nandar)









