Lebong, eWarta.co – Banjir merendam sejumlah wilayah di Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu, Minggu malam. Data sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat sedikitnya lima kecamatan terdampak akibat meluapnya sungai setelah hujan mengguyur sejak sore.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Lebong, Rengki Anggara, mengatakan ketinggian air di beberapa titik cukup tinggi, bahkan mencapai sekitar 1,5 meter di Desa Nangai Amen, Kecamatan Lebong Utara.
“Di Desa Nangai Amen ketinggian air hampir satu meter setengah. Banyak warga yang masih terjebak di rumah karena tidak bisa keluar,” ujar Rengki saat dikonfirmasi di lokasi banjir.
Menurutnya, hingga malam hari BPBD masih melakukan pendataan dan upaya evakuasi warga. Meski banjir cukup luas, sejauh ini belum ada laporan korban jiwa.
Berdasarkan data sementara BPBD, banjir terjadi di lima kecamatan yakni Lebong Utara, Lebong Tengah, Uram Jaya, Muara Aman, dan Amen. Air merendam ratusan rumah warga dengan ketinggian bervariasi, mulai dari setinggi lutut hingga lebih dari satu meter.
Di wilayah Kelurahan Pasar Muara Aman dan Desa Nangai Amen, kondisi banjir cukup parah. Jalan utama menuju Pasar Muara Aman dan terminal setempat sempat lumpuh karena genangan air setinggi pinggang orang dewasa. Arus air juga terlihat cukup deras.
Untuk menghindari risiko korsleting listrik, aliran listrik di beberapa wilayah terdampak sengaja dipadamkan oleh pihak PLN.
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD bersama aparat kepolisian terus melakukan evakuasi terhadap warga yang terjebak menggunakan perahu. Salah satu laporan yang diterima menyebutkan adanya seorang perempuan hamil yang terjebak di rumahnya di Desa Nangai Amen dan sedang dalam proses evakuasi.
Petugas juga menyebut keterbatasan sarana evakuasi menjadi kendala di lapangan. Saat ini BPBD hanya memiliki satu unit perahu fiber yang dapat digunakan, sementara perahu karet yang sebelumnya dimiliki sudah rusak.
Meski demikian, proses penyelamatan warga tetap dilakukan dengan memprioritaskan lokasi yang paling terdampak banjir.
BPBD Lebong mengimbau masyarakat yang berada di daerah rawan banjir untuk tetap waspada, terutama jika hujan kembali turun dan debit air sungai meningkat. Pendataan kerusakan serta jumlah warga terdampak masih terus dilakukan hingga kondisi air mulai surut.









