Balai Bahasa Bengkulu Hasilkan 53 Produk Terjemahan Cerita Anak, Lampaui Target 2026

Create: Sat, 31/10/2026 - 08:21
Author: Admin 3

 

Bengkulu, eWarta.co – Balai Bahasa Provinsi Bengkulu menghasilkan 53 produk terjemahan buku cerita anak berbahasa daerah ke bahasa Indonesia sepanjang 2026. Capaian tersebut melampaui target awal sebanyak 44 produk dan menjadi salah satu upaya memperluas bahan bacaan anak sekaligus menjaga keberlangsungan bahasa daerah di Bengkulu.

Capaian itu disampaikan Kepala Balai Bahasa Provinsi Bengkulu, Andriana Yohan, dalam kegiatan Diseminasi Produk Penerjemahan dan Penganugerahan Anugerah Karsa Bahasa Tahun 2026 di Aula Rafflesia Balai Bahasa Provinsi Bengkulu, Jumat (30/10/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Gubernur Bengkulu yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Bengkulu, Khairil Anwar.

Andriana mengatakan, penerjemahan mencakup bahasa dan dialek yang berkembang di Provinsi Bengkulu. Produk tersebut diharapkan memperkaya ketersediaan bacaan anak sekaligus memperkenalkan kekayaan bahasa dan budaya lokal kepada generasi muda.

“Program penerjemahan tahun 2026 menargetkan 44 produk, namun berhasil mencapai 53 produk terjemahan. Capaian ini mencakup bahasa dan dialek yang ada di Provinsi Bengkulu sebagai bentuk kontribusi nyata dalam memperkaya bahan bacaan anak sekaligus melestarikan bahasa daerah,” ujar Andriana.

Sementara itu, Khairil Anwar menyampaikan apresiasi kepada Balai Bahasa Provinsi Bengkulu yang terus menjalankan pembinaan dan pelestarian bahasa, sastra, serta kebudayaan. Menurutnya, penguatan literasi juga membutuhkan dukungan ketersediaan bahan bacaan yang menarik dan keterlibatan masyarakat dalam membangun kebiasaan membaca.

“Penguatan budaya membaca membutuhkan dukungan berbagai pihak, mulai dari ketersediaan bahan bacaan, penyediaan bahan bacaan yang menarik, hingga keterlibatan masyarakat dalam membangun kebiasaan membaca,” kata Khairil.

Selain diseminasi hasil penerjemahan, kegiatan tersebut juga memberikan Anugerah Karsa Bahasa 2026 kepada tokoh, komunitas, dan lembaga yang berkontribusi dalam pemartabatan bahasa Indonesia serta perlindungan bahasa daerah di Provinsi Bengkulu. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi terhadap pihak-pihak yang aktif menjaga dan mengembangkan bahasa sebagai bagian dari kekayaan budaya.

Melalui penerjemahan dan pemberian penghargaan tersebut, Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama Balai Bahasa mendorong keterlibatan penulis, penerjemah, komunitas, dan masyarakat dalam pelestarian bahasa. Upaya ini diharapkan memperkuat literasi sekaligus memastikan bahasa daerah tetap dikenal dan diwariskan kepada generasi mendatang.