BENGKULU, eWARTA.co - Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kota Bengkulu mencatat diawal tahun 2022 sudah banyak menerima laporan kekerasan, namun masih dibawah 10 kasus yang mereka tangani.
Kepala Dinas P3APPKB Kota Bengkulu Dewi Dharma mengatakan bahwa, untuk diawal tahun 2022 pihaknya sudah banyak mendapatkan laporan, akan tetapi pihaknya melihat dulu pengaduan ini, jika memang sudah ditangani PPA Polres Bengkulu dan sudah masuk keranah hukum pihaknya tidak bisa lagi menangani.
"Namun, jika sejak awal kita sudah diberitahukan terkait itu, baik dari sms, WhatsApp yang terbuka melalui walikota - Wakil walikota, kami menerima untuk mengunjungi korban langsung serta membantu menghilangkan trauma nya", Ujar Dewi Dharma, Selasa (9/3/2022).
Kemudian, sudah beberapa kasus pihaknya tuntaskan, serta diawal tahun 2022 menunjukan angka kasus kekerasan yang ditangani pihaknya masih dibawah 10 kasus.
"Ini baru awal tahun dan kemarin juga sempat ada eksploitasi anak, untuk saat ini masih dibawah 10 kasus diawal tahun ini, tapi sudah beberapa kasus yang kita tuntaskan dan ada juga kasus ditahun sebelumnya yang belum tuntas", jelasnya. (Septi)









