Bengkulu, eWarta.co – Pelajar SMP Negeri 2 Kota Bengkulu, Khalifah Aliftarizky Aprian, berhasil meraih medali emas dalam 4th International Indonesian Open Championship 2026 di Padepokan Pencak Silat TMII Jakarta.
Kejuaraan tersebut berlangsung pada 14–21 September 2026 dan diikuti peserta dari berbagai daerah serta negara. Khalifah yang saat ini duduk di kelas IX F mampu mencatatkan prestasi di tengah persaingan pada ajang pencak silat tingkat internasional tersebut.
Ayah Khalifah, Rino Aprian, S.Sos., mengatakan keberhasilan putranya tidak terlepas dari proses latihan yang dilakukan secara rutin dan disiplin. Dukungan keluarga juga menjadi bagian penting dalam menjaga motivasi Khalifah untuk terus mengembangkan kemampuannya.
“Sebagai orang tua tentu kami sangat bangga dan bersyukur atas prestasi Khalifah, apalagi bisa membawa nama Bengkulu di ajang internasional,” ujar Rino.
Menurut Rino, medali emas tersebut diharapkan tidak membuat Khalifah cepat berpuas diri. Prestasi yang diraih justru harus menjadi motivasi untuk meningkatkan kemampuan dan mempersiapkan diri menghadapi kejuaraan berikutnya.
Rino juga berharap pemerintah memberikan perhatian lebih terhadap pembinaan atlet muda di Bengkulu. Menurutnya, dukungan diperlukan dalam bentuk pembinaan, fasilitas latihan hingga bantuan bagi atlet yang mengikuti kompetisi di tingkat nasional dan internasional.
“Banyak anak-anak kita yang sebenarnya memiliki potensi dan prestasi, tetapi mereka membutuhkan support agar bisa terus berkembang,” katanya.
Ia menilai pengembangan atlet muda membutuhkan sinergi antara pemerintah, organisasi olahraga, pelatih, sekolah dan orang tua. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, potensi atlet muda Bengkulu diharapkan dapat berkembang dan mampu bersaing pada berbagai kejuaraan.










