Antrean Panjang BBM Kembali Terjadi di Kota Bengkulu, Pemprov Pastikan Stok Aman

Create: Sat, 08/11/2025 - 16:32
Author: Admin 3

 

Bengkulu, eWarta.co – Antrean panjang kendaraan untuk mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) kembali terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Bengkulu sejak Sabtu pagi (8/11/2025). Hingga siang hari, antrean masih terlihat mengular di beberapa titik utama seperti SPBU Tanah Patah, KM 6,5, KM 8, dan kawasan Kampung Bali, dengan panjang antrean mencapai 300 hingga 500 meter.

Salah seorang pengendara, Aan, mengaku sudah mengantre sejak pukul 10.00 WIB namun belum juga mendapat giliran hingga setengah jam kemudian. “Sudah beberapa hari antre, tapi baru hari ini paling panjang. Semoga cepat normal, karena antrean ini bikin macet dan mengganggu aktivitas,” keluhnya.

Fenomena antrean panjang ini memicu kekhawatiran warga, mengingat kejadian serupa sempat terjadi beberapa bulan lalu akibat gangguan distribusi BBM saat pengerukan alur Pelabuhan Pulau Baai.

Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Provinsi Bengkulu memastikan stok BBM di wilayah Bengkulu masih aman dan terkendali. Kepastian ini disampaikan oleh Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke SPBU KM 6,5 dan KM 8 bersama tim Pemprov dan Pertamina, Sabtu siang.

“Hasil sidak menunjukkan stok BBM aman. Hanya ada keterlambatan distribusi karena faktor cuaca,” ujar Herwan.

Menurutnya, cuaca buruk di perairan Bengkulu membuat kapal pengangkut BBM tidak dapat bersandar di Pelabuhan Pulau Baai, sehingga pasokan dari Terminal BBM Lubuk Linggau sempat tertunda. “Antrean bukan karena kelangkaan, tapi akibat kapal yang belum bisa bongkar muatan karena badai di laut,” jelasnya.

Selain cuaca, distribusi jalur darat juga sempat terganggu oleh insiden truk tronton yang melintang di jalan, menghambat pergerakan mobil tangki ke sejumlah wilayah, termasuk Bengkulu Utara.

“Peristiwa itu membuat distribusi tertunda, tapi sekarang sudah diatasi,” tambah Herwan.

Pemerintah Provinsi Bengkulu mengimbau seluruh SPBU untuk memaksimalkan penyaluran Pertalite dan Pertamax yang stoknya masih tersedia agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

Herwan optimistis antrean BBM akan segera terurai. “Kapal pengangkut diperkirakan bisa bersandar besok di Pelabuhan Pulau Baai, dan distribusi akan kembali normal,” ujarnya.

Pemprov juga akan menggelar rapat koordinasi Forkopimda malam ini yang dipimpin langsung oleh Gubernur Bengkulu untuk membahas langkah percepatan penanganan situasi BBM di daerah.