AMBO Berbagi, Korban Kebakaran Nitip Pesan Begini

Aurego Jaya didampingi pengurus dan anggota AMBO peduli korban kebakaran

 

Bengkulu, ewarta.co - Anggota Media Bengkulu Online (AMBO) Provinsi Bengkulu salah satu organisasi yang menaungi Media online di provinsi Bengkulu peduli dan memberikan bantuan paket Sembako kepada para korban kebakaran di Kelurahan Pengantungan Kota Bengkulu, Rabu (9/1).

Terkait Bencana kebakaran di Kelurahan Pengantungan Kecamatan Ratu Samban RT 07 dan RT 10 pada hari Jumat (4/1) yang terjadi minggu lalu sekitar pukul 22,25 WIB ini menghanguskan rumah Milik Pak Labay, Pak Lakub dan Ibu Fatimah.

Rombongan Anggota Media Bengkulu Online (AMBO) dipimpin langsung Ketua AMBO Aurego Jaya, bersama anggota, memberikan bantuan untuk korban kebakaran berupa paket sembako yang langsung diterima oleh Labay, Lakub dan Ibu Fatimah yang terkena musibah kebakaran.

"Kami dari Organisasi AMBO, sedikit memberikan bantuan semoga bantuan kami ini bisa bermanfaat dan semoga keluarga terkena musibah tetap diberikan kesabaran dan lapang dada menerima cobaan dari Allah SWT ini. Tolong jangan dinilai besar bantuan yang kami berikan," ungkap Aurego Ketua Pembina organisasi AMBO tersebut.

Sementara itu, Buyung mewakili keluarga terkena musibah mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan dari organisasi AMBO Bengkulu. Semoga Organisasi AMBO ini bisa selalu melakukan hal-hal yang bermanfaat untuk orang lain dan semoga AMBO ini dapat lebih baik lagi kedepannya.

"Kami doakan AMBO selalu sukses dan menjadi besar dengan kegiatan yang mulia ini, " ujar Buyung.

Alinar salah satu keluarga korban yang berada di lokasi menitipkan pesan dan berharap adanya bantuan dari pemerintah atau para dermawan sekalian untuk dapat memberikan bantuan bedah rumah untuk kami guna mendirikan rumah walaupun bersifat sementara, saat ini kami tidur numpang di rumah famili tetapi itu tak mungkin bisa lama.

"Mohon nak tolong sampaikan kepada Pemerintahan Provinsi maupun Kota dan juga para darmawan agar bisa membantu kami dari sisi bahan bangunan atau pun lainnya dengan harapan kami bisa membangun rumah kami walaupun rumah papan atau syukur semi permanen," tutup Alinar.

Diketahui keluarga korban kebakaran hampir seluruh hartanya ikut habis terbakar termasuk sepeda motor dan baju pun hanya yang menempel badan. (AR)