Bengkulu, ewarta.co - Aliansi Mahasiswa Bengkulu menggelar Aksi damai di Simpang Lima jalan Suprapto Bengkulu, dengan tegas massa menolak paham radikalisme dan berita hoaks yang membahayakan keutuhan Bangsa dan bisa memecah belah NKRI, Senin (19/11).
Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Bengkulu dari berbagai Universitas di Bengkulu ini menyampaikan orasinya di Simpang Lima Kota Bengkulu pada Senin siang.
Korlap Aksi Anggara saat di temui mengatakan, kita dari beberapa kampus di Bengkulu sepakat dan satu pemahaman menolak paham radikalisme di mana belakangan terakhir muncul bermacam gejolak baik itu isu-isu atau pun pemberitaan yang provokatif dari media sosial yang di khawatirkan dapat memecah belah dan mengancam keutuhan NKRI.
"Kami mengajak kepada seluruh masyarakat Indonesia khususnya di Provinsi Bengkulu untuk tetap menjaga keutuhan persatuan dan kesatuan yakni Bangsa yakni Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan mengajak Masyarakat untuk menolak paham radikalisme yang dapat merongrong keutuhan Kesatuan Republik Indonesia dengan idiologi dan dasar Negara Pancasila berdasarkan UU 1945," kata Anggara.
Aliansi Mahasiswa juga mendesak TNI dan Polri agar tegas dalam menindak segala bentuk radikalisme yang dapat mengancam persatuan dan kesatuan Bangsa.









