989 Guru Profesional Dikukuhkan, UIN FAS Bengkulu Cetak Pendidik Profesional dan Berintegritas


BENGKULU, eWarta.co – Sebanyak 989 peserta Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan Batch 4 Tahun 2025 di LPTK UIN Fatmawati Sukarno (UIN FAS) Bengkulu resmi dikukuhkan sebagai guru profesional. Prosesi yudisium dan pengukuhan digelar di Auditorium UIN FAS Bengkulu pada Rabu (6/5/2026), serta diikuti peserta secara luring dan daring.

Pengukuhan dihadiri Rektor UIN FAS Bengkulu Prof. Dr. H. Khairuddin, M.Ag, jajaran wakil rektor, Kepala Biro AUPK, Dekan Fakultas Tarbiyah dan Tadris, serta unsur pimpinan lainnya. Kehadiran para pimpinan menjadi bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang pendidikan.

Ketua LPTK UIN FAS Bengkulu, Dr. Hj. Khairiah, M.Pd, menjelaskan dari total 998 peserta yang mengikuti program, sebanyak 989 orang dinyatakan lulus. Sementara sembilan peserta lainnya masih diberikan kesempatan mengikuti proses perbaikan sesuai ketentuan yang berlaku.

Khairiah mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan PPG hingga berjalan lancar. Ia juga mengingatkan para lulusan agar bangga menyandang profesi guru karena memiliki peran penting dalam membentuk masa depan bangsa.

"Jangan pernah merasa rendah diri menjadi seorang guru. Tegakkan kepala, karena guru adalah profesi yang mulia, tidak hanya di dunia tetapi juga di akhirat," ujarnya.

Ia menambahkan peserta PPG yang mengikuti program berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Hal tersebut menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap UIN FAS Bengkulu sebagai lembaga penyelenggara Pendidikan Profesi Guru.

Rektor UIN FAS Bengkulu Prof. Dr. H. Khairuddin, M.Ag, mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yang telah menyelesaikan pendidikan profesi. Ia berharap para lulusan mampu menjalankan tugas sebagai pendidik yang profesional sekaligus menjadi teladan bagi peserta didik.

Menurutnya, guru harus mengedepankan pendekatan yang humanis dalam proses pembelajaran. Ia menegaskan tindakan kekerasan bukanlah bagian dari dunia pendidikan dan guru perlu terus mengembangkan metode mengajar yang lebih bijaksana.

"Selamat kepada para peserta yang telah lulus. Jadilah guru yang bijak, profesional, serta mengedepankan adab dan moral dalam mendidik. Tindakan kekerasan bukanlah cara seorang guru," kata Khairuddin.

Ia juga menegaskan guru merupakan pilar utama dalam membangun kualitas sumber daya manusia Indonesia. Karena itu, para lulusan PPG diharapkan mampu melahirkan generasi yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan zaman. (Bs/adv)