SELUMA, eWarta.co – Kabupaten Seluma kembali menjadi salah satu lokasi utama pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) bagi mahasiswa Universitas Bengkulu (UNIB). Sebanyak 953 mahasiswa akan diterjunkan untuk mengabdi dan mengaplikasikan teori akademik di 103 desa dan kelurahan yang tersebar di 12 kecamatan pada KKN Periode ke-108 Tahun Akademik 2026.
Jumlah tersebut menjadikan Seluma sebagai daerah penerima peserta KKN terbanyak dibandingkan wilayah pengabdian lainnya, seperti Kabupaten Bengkulu Selatan, Kabupaten Kaur, dan Pulau Enggano (Kabupaten Bengkulu Utara). Sekitar 45 persen dari total mahasiswa peserta KKN UNIB tahun ini dialokasikan di Kabupaten Seluma.
Ketua LP3 KKN UNIB, Prof. Dr. Eng. Ir. Deddy Suryadi, S.T., M.T., mengatakan bahwa penempatan ratusan mahasiswa ini merupakan hasil koordinasi dan pemetaan kebutuhan bersama Pemerintah Kabupaten Seluma. Langkah tersebut bertujuan agar program pengabdian memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
"Pada periode ke-108 tahun 2026 ini, kami menempatkan 953 mahasiswa khusus di Kabupaten Seluma. Jumlah yang cukup signifikan ini dialokasikan berdasarkan analisis kebutuhan dan permintaan langsung dari Pemkab Seluma. Kami optimistis program ini akan memberikan dampak positif bagi daerah," ujar Deddy Suryadi.
Ia menjelaskan, mahasiswa akan melaksanakan pengabdian selama 40 hari dengan berbagai program yang disusun sesuai kondisi dan kebutuhan lokasi penempatan masing-masing. Adapun penjemputan mahasiswa dijadwalkan berlangsung pada akhir Juli 2026. Menurutnya, KKN bukan sekadar proses belajar di luar kampus, melainkan sarana penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi demi mendukung pembangunan daerah serta pemberdayaan masyarakat.
Secara terpisah, Sekretaris Daerah Kabupaten Seluma, Deddy Ramdhani, S.E., M.S.E., M.A., menyampaikan apresiasi kepada UNIB yang kembali memercayakan Kabupaten Seluma sebagai lokus pengabdian. Kehadiran hampir seribu mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu dinilai menjadi peluang besar untuk memperkuat kolaborasi dalam mendorong pembangunan.
"Pemerintah Kabupaten Seluma sangat mengapresiasi kebijakan UNIB. Sekitar 45 persen dari total mahasiswa KKN UNIB dialokasikan di wilayah kami. Kehadiran mereka di 103 desa dan kelurahan diharapkan mampu mengakselerasi perubahan positif serta mendukung program pembangunan yang sedang dijalankan pemerintah daerah," kata Deddy Ramdhani.
Ia juga menyoroti keberagaman latar belakang keilmuan para peserta, mulai dari teknik, ekonomi, ilmu sosial dan politik, hukum, pertanian, hingga kedokteran. Seluruhnya dinilai berpotensi memberikan kontribusi nyata sesuai kebutuhan masyarakat.
"Komposisi disiplin ilmu para peserta sangat lengkap. Ini merupakan sebuah kehormatan bagi Kabupaten Seluma. Kami berharap lahir berbagai inovasi, gagasan, dan program yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung percepatan pembangunan daerah," tutupnya. (Rns)









