BENGKULU,eWARTA.co - Provinsi Bengkulu kembali kedatangan 82 ribu dosis vaksin COVID-19 jenis Moderna dan 22 ribu dosis vaksin Sinovac, Kamis(12/8) kemarin.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni mengatakan, stok vaksin ini nantinya diperuntukan bagi masyarakat umum sebagai boost dalam penyuntikan dosis ketiga, sehingga tenaga kesehatan (Nakes) mendapat jatah dari dosis ini.
"Vaksin jenis Moderna mempunyai efektivitas tinggi untuk pencegahan virus COVID-19, salah satunya varian Delta. Kami minta masyarakat memanfaatkan kesempatan tersedianya vaksin Moderna untuk vaksinasi," kata Herwan Antoni, Jumat (13/8/21).
Dirinya menghimbau agar masyarakat tidak usah khawatir dan takut terhadap efek yang ditimbulkan penggunaan vaksin Moderna. Karena dampak vaksin ini tidak lain dengan vaksin sebelumnya.
"Efek samping jika ditemui hanya keluhan ringan saja seperti demam, sakit nyeri ringan dan sebagainya," kata dia.
Herwan mengatakan masyarakat yang sudah dua kali melakukan vaksinasi, belum ada rekomendasi untuk vaksin dosis ketiga yang seperti halnya Nakes.
"Baru Nakes saja yang menggunakan Moderna untuk penyuntikan tahap ketiga, karena sebagai garda terdepan penanganan pandemi COVID-19. Dan saat ini sekitar 82 ribu dosis vaksin jenis Moderna yang sudah didistribusikan digunakan untuk masyarakat umum untuk dosis 1 dan 2," jelas Herwan.
Karena vaksin memiliki efektivitas tinggi, perlu disimpan pada suhu minus 20 derajat celcius, sedangkan sinovac hanya pada suhu minus 8 derajat celcius.
"Kami minta kabupaten/kota mempersiapkan ruangan dengan suhu yang memadai karena kualitas vaksi ditentukan oleh suhu ruangan tempat penyimpanan, sehingga tidak ada vaksin yang rusak," tambah Herwan.
"Sekali lagi, untuk masyarakat segera datangi fasilitas kesehatan di wilayah masing-masing untuk mendapatkan vaksin, agar percepatan penanganan COVID-19 bisa dioptimalkan," pungkasnya. (Bisri)









