54 Kandidat Kepala OPD Pemprov Bengkulu Lanjut Test Kejiwaan

 

BENGKULU, eWarta.co -- Sebanyak 54 calon kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu segera menjalani tes kejiwaan.

Obb

Hal itu dilakukan menjadi dasar sebuah tahapan krusial sebelum Gubernur Bengkulu, H. Helmi Hasan, SE menentukan pejabat definitif Eselon II di lingkup Pemprov Bengkulu yang saat ini dijabat 18 Pelaksana Tugas (Plt).

Plt. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Bengkulu, Rusmayadi Hasan, S.STP, MM menyebutkan penjadwalan tes telah ditetapkan dan seluruh peserta wajib mengikutinya. 

Pemeriksaan kejiwaan tersebut berlangsung hingga 23 Desember 2025 mendatang di Rumah Sakit Khusus Jiwa dan Obat (RSKJO) Provinsi Bengkulu.

“Ini penting dan wajib diikuti oleh seluruh peserta. Hasilnya nanti akan diserahkan kepada Bapak Gubernur, Helmi Hasan sebagai bahan pertimbangan,” tegas Rusmayadi.

Hal itu dilakukan menjadi dasar sebuah tahapan krusial sebelum Gubernur Bengkulu, H. Helmi Hasan, SE menentukan pejabat definitif Eselon II di lingkup Pemprov Bengkulu yang saat ini dijabat 18 Pelaksana Tugas (Plt).

Plt. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Bengkulu, Rusmayadi Hasan, S.STP, MM menyebutkan penjadwalan tes telah ditetapkan dan seluruh peserta wajib mengikutinya. 

Pemeriksaan kejiwaan tersebut berlangsung hingga 23 Desember 2025 mendatang di Rumah Sakit Khusus Jiwa dan Obat (RSKJO) Provinsi Bengkulu.

“Ini penting dan wajib diikuti oleh seluruh peserta. Hasilnya nanti akan diserahkan kepada Bapak Gubernur, Helmi Hasan sebagai bahan pertimbangan,” tegas Rusmayadi.

Ia menjelaskan, peserta tes itu merupakan nama-nama yang telah lolos pengumuman 3 Besar Seleksi Terbuka (Selter) Jabatan Pimpinan Tinggi (JPTP) Eselon II sesuai dengan surat Tim Seleksi (Timsel) beberapa waktu lalu.

Selain tes kejiwaan, panitia juga melakukan penelusuran rekam jejak untuk memastikan kecocokan karakter, integritas, dan kapasitas kepemimpinan calon kepala OPD dengan posisi yang ia lamar.

“Tes kejiwaan menjadi poin penting dalam uji kelayakan. Ini akan menentukan kecocokan seseorang dalam memimpin OPD ke depan,” ujarnya. (Red)