24 Anak Punk Kabur dari Rumah Singgah Terpadu Dinsos Kota Bengkulu

Create: Mon, 04/04/2022 - 15:45
Author: Alwin Feraro

 

BENGKULU,eWARTA.co - Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bengkulu terus berupaya mengoptimalkan peran dan fungsi dari Rumah Singgah Terpadu Harapan dan Doa yang berlokasi di Jl. Batang Hari No. 3 Padang Harapan, Kota Bengkulu. Hal ini menindaklanjuti terkait penanganan anak gelandangan, anak jalanan dan pengemis (gepeng).  

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) kota Bengkulu, Rosminiarty menyebutkan bahwa, ada sebanyak 30 orang yang dimasukkan kerumah singgah terpadu harapan dan Doa. Dimana sebagian sudah dijemput orang tua serta sebagian melarikan diri. 

"Kemarin yang langsung dimasukkan itu ada sekitar 30 orang dan yang kabur itu sekitar 24 orang itu anak-anak punk dan ada manusia silver. Saat ini hanya tersisa 3 orang perempuan dan 3 orang laki-laki, serta yang tidak sempat dimasukkan keruangan juga banyak dan sudah dijemput orang tuanya", Ujar Rosminiarty, Senin (4/4/2022). 

Lanjutnya, bahwa kemungkinan besar penyebab melarikan diri karena ruangan yang belum terlalu memadai dan hanya dipasang tralis. 

"Kebetulan mereka itu anak punk dan kejadian itu bermula saat petugas sedang solat magrib di Mushola, sehingga belum sempat di berikan pembinaan hanya diberikan asesmen", tambahnya. 

Dijelaskannya juga, dari 6 orang yang tersisa serta telah dilakukan pembinaan selama beberapa hari dan sudah menunjukkan perubahan dari sebelumnya. 

"Alhamdulillah sudah ada sedikit perubahan mereka sudah azan, shalat berjamaah, dan kami berikan wejangan serta kami panggilkan ustadz", jelasnya. 

Kemudian, untuk sekarang ini juga sudah ada orang terlantar yang telah masuk di rumah singgah terpadu harapan dan Doa. 

"Sekarang ini ada 2 orang terlantar yang dimasukkan kesini dan sembari menunggu keluarga ataupun tempat yang kita titipkan, dimana 1 diantaranya masih dalam perawatan karena sakit", pungkasnya. (Septi)