Ihsan Fajri : Pengembangan Agroindustri dan Investasi Tantangan Pembangunan Bengkulu

 

Bengkulu : Ketua DPRD Provinsi Bengkulu, Ihsan Fajri, mendorong Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk mengembangkan agro industri sebagai salah satu strategi utama dalam meningkatkan nilai tambah hasil pertanian, perkebunan, perikanan, dan peternakan di wilayah tersebut.

Ihsan menegaskan pentingnya implementasi program peningkatan pasca panen dan pemasaran komoditas pertanian, sambil juga mengadvokasi pengembangan agro industri dalam berbagai skala, baik skala besar maupun kecil, yang berperan dalam meningkatkan nilai tambah bagi petani lokal.

"Tentunya dengan menjalankan program peningkatan pasca panen dan pemasaran komoditas pertanian, diperlukan pula pengembangan agro industri, baik dalam skala besar maupun skala kecil, yang akan mengelola hasil pertanian untuk meningkatkan nilai tambah bagi petani," ungkap Ihsan pada Minggu.

DPRD

Selain itu, Ihsan juga mendesak Pemerintah Provinsi untuk memperkuat usaha dalam mendatangkan investor dengan memberikan berbagai kemudahan berinvestasi di Bengkulu.

Baginya, sektor penanaman modal adalah salah satu urusan pokok pemda yang memerlukan perhatian besar dari pihak berwenang, dengan harapan dapat mengakselerasi proses pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Penanaman modal merupakan hal yang tidak bisa diabaikan pemda. Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Bengkulu perlu memberikan perhatian khusus dan mengambil langkah konkret dalam menarik investor demi percepatan pembangunan wilayah Bengkulu dan peningkatan kesejahteraan masyarakat," paparnya.

Selain itu, Ihsan juga mengingatkan Pemerintah Provinsi untuk segera mengoptimalkan penyerapan anggaran dan memastikan efektivitas program-program pemerintah, terutama dengan mengutamakan pengembangan sektor pariwisata sebagai salah satu pendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

"Ini penting agar ekonomi masyarakat bisa tumbuh dengan berkelanjutan," tambahnya. (Adv)