JEMBER, ewarta.co — Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 KAI, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 9 Jember menghadirkan layanan kesehatan gratis langsung ke pelosok melalui Rail Clinic atau Kereta Kesehatan di Stasiun Sempolan, Kecamatan Silo, Rabu (21/10/2026).

Selain layanan pengobatan gratis bagi 150 warga, KAI juga membagikan kacamata gratis untuk 110 pelajar, menyerahkan bantuan kursi roda, serta menghadirkan sarana literasi melalui Rail Library.
Vice President Daop 9 Jember, Hengky Prasetyo, mengatakan kegiatan ini merupakan wujud Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) agar kehadiran kereta api dapat dirasakan langsung oleh masyarakat di sekitar jalur operasional.
"Melalui Rail Clinic, kami ingin menghadirkan layanan kesehatan yang lebih dekat dan mudah dijangkau masyarakat. Kami juga memberikan perhatian khusus kepada anak-anak usia sekolah, karena kesehatan merupakan salah satu faktor penting yang mendukung proses belajar dan tumbuh kembang mereka," ujar Hengky.
Aksi sosial di Stasiun Sempolan ini melibatkan 27 tenaga medis dan pendukung. Mereka terdiri dari dua dokter spesialis kebidanan dan kandungan (obgyn), empat dokter umum, dua dokter gigi, empat bidan, dua apoteker, tujuh perawat, dua tenaga optik, dua pustakawan, serta empat analis laboratorium.
Layanan kesehatan yang diberikan cukup lengkap, mulai dari pemeriksaan kesehatan umum, pemeriksaan gigi, kesehatan ibu dan anak, pemeriksaan mata, pemeriksaan laboratorium sederhana, konsultasi kesehatan, hingga penyuluhan.
Sorotan utama dalam kegiatan ini adalah pembagian kacamata gratis bagi pelajar yang mengalami gangguan penglihatan. Sebanyak 110 siswa dari enam sekolah di sekitar Sempolan tercatat sebagai penerima manfaat.
Rinciannya meliputi:
* 22 siswa SDN Sumberjati 01
* 14 siswa SDN Sumberjati 02
* 5 siswa SDN Sumberjati 03
* 12 siswa SDN Sumberjati 04
* 2 siswa SDN Sumberjati 05
* 55 siswa SMPN 1 Silo
"Harapannya, para siswa bisa lebih nyaman mengikuti kegiatan belajar dan membaca materi pelajaran di sekolah," imbuh Hengky.
Selain kacamata, KAI juga menyalurkan dua unit kursi roda bagi warga kurang mampu yang membutuhkan alat bantu mobilitas tersebut.
Tidak hanya fokus pada kesehatan fisik, KAI turut memperhatikan aspek literasi dan edukasi anak. Sebanyak 40 siswa mendapatkan penyuluhan mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta edukasi menjaga kesehatan gigi.
Suasana kegiatan semakin meriah dengan kehadiran Rail Library. Kereta pustaka ini menyediakan ratusan koleksi buku bacaan serta fasilitas e-Library berupa layar sentuh terhubung internet yang memuat bahan bacaan digital dan video edukatif.
Pada kesempatan yang sama, KAI Daop 9 Jember juga memberikan edukasi keselamatan perjalanan kereta api kepada anak-anak. Mereka diberikan pemahaman tentang pentingnya tidak beraktivitas di sekitar jalur rel demi keselamatan serta cara menjaga ketertiban saat melintas di perlintasan sebidang.
"Bagi kami, kepedulian kepada masyarakat tidak berhenti pada layanan pengobatan. Kami ingin anak-anak mendapatkan kesempatan untuk belajar, meningkatkan pengetahuan, dan memahami pentingnya keselamatan sejak dini," pungkas Hengky.
Penulis: Hafit










