SELUMA, eWarta.co — Peringatan HUT ke-21 Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) di Kabupaten Seluma menjadi momentum untuk mendorong peningkatan kualitas pendidikan sekaligus memperkuat perhatian terhadap kesetaraan dan kesejahteraan guru PAUD.
Kegiatan yang digelar di Gedung PGRI Kabupaten Seluma, Kamis (24/9/2026), dihadiri Bunda PAUD Kabupaten Seluma, dr. Mega Ayu Variza Teddy Rahman, MARS., Ketua Pengurus Wilayah HIMPAUDI Provinsi Bengkulu, Ketua HIMPAUDI Kabupaten Seluma, perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Seluma, serta perwakilan organisasi wanita Kabupaten Seluma.
Mengusung tema “Nyalakan Asa, Wujudkan Kesetaraan Guru PAUD”, peringatan HUT HIMPAUDI ke-21 juga menjadi ruang untuk memperkuat komitmen bersama terhadap peran pendidik anak usia dini. Guru PAUD dinilai memiliki posisi penting dalam membangun fondasi pendidikan dan mendampingi tumbuh kembang anak sebelum memasuki jenjang pendidikan berikutnya.
Bunda PAUD Kabupaten Seluma, dr. Mega Ayu Variza Teddy Rahman, mengapresiasi pengabdian para guru PAUD yang selama ini mendampingi anak-anak dalam proses tumbuh dan berkembang. Ia berharap dedikasi tersebut diikuti dengan perhatian yang lebih baik terhadap penghargaan, kesetaraan, dan kesejahteraan tenaga pendidik.
“Setiap ilmu, kasih sayang, dan ketulusan yang diberikan guru PAUD hari ini menjadi bagian penting dalam membentuk masa depan anak-anak kita. Semoga perjuangan dan pengabdian para guru PAUD senantiasa mendapat penghargaan, kesetaraan, serta kesejahteraan yang lebih baik,” ujar dr. Mega Ayu.
Ketua Pengurus Wilayah HIMPAUDI Provinsi Bengkulu, Bunda Kimli Heroswinarti, M.T.Pd., mengatakan guru PAUD merupakan bagian penting dalam meletakkan dasar pendidikan anak. Menurutnya, proses pendidikan sejak usia dini menjadi awal pembentukan kemampuan dan karakter anak sebelum melanjutkan ke jenjang pendidikan selanjutnya.
“Guru PAUD bukan sekadar guru atau tenaga pendidik yang mengajar, tetapi menjadi awal dari sebuah harapan untuk mencerdaskan anak-anak usia dini. Dari tangan dan ketulusan para guru PAUD, fondasi pendidikan anak mulai dibangun,” ujar Bunda Kimli.
Peringatan HUT HIMPAUDI ke-21 juga diisi lomba tari antar guru PAUD yang diikuti 12 grup. Selain memeriahkan kegiatan, lomba tersebut menjadi ajang bagi para guru untuk menunjukkan kreativitas, membangun kekompakan, dan mempererat silaturahmi.










