KOTAMOBAGU, eWarta.co — Keprihatinan dan duka mendalam disampaikan Hi. Saidin Mokoginta, S.E. atas insiden kecelakaan yang terjadi dalam ajang Drag Race di Kotamobagu dan mengakibatkan sejumlah korban meninggal dunia serta mengalami luka-luka.
Hi. Saidin menyampaikan belasungkawa kepada keluarga para korban yang meninggal dunia. Ia berharap seluruh keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, serta keikhlasan dalam menghadapi musibah tersebut.
Sementara itu, bagi korban yang masih menjalani perawatan akibat luka-luka, Hi. Saidin mendoakan agar mereka segera mendapatkan kesembuhan dan dapat kembali beraktivitas seperti sediakala.
Menurutnya, setiap peristiwa yang terjadi merupakan bagian dari ketetapan Allah SWT. Sebagai manusia, masyarakat hanya dapat berikhtiar, mengambil hikmah, serta menyerahkan segala sesuatu kepada kehendak dan takdir Allah SWT.
“Di balik peristiwa ini, kita sebagai manusia biasa hanya mampu mengira-ngira. Baik dan buruk adalah ketetapan serta takdir dari Allah SWT. Mari kita jadikan peristiwa ini sebagai momentum untuk semakin mempererat persaudaraan dan kepedulian antarsesama,” ujarnya.
Hi. Saidin juga mengajak seluruh masyarakat, khususnya sesama anak Totabuan, untuk tidak saling menyalahkan, melainkan memperkuat solidaritas dan kepedulian dalam menghadapi situasi duka tersebut.
Ia mengajak masyarakat untuk terus bergandengan tangan, saling asah, asih, dan asuh, guna membangun kehidupan masyarakat Bolaang Mongondow Raya yang rukun, peduli, dan penuh persaudaraan.
“Sebagai sesama anak Totabuan, mari kita bergandengan tangan, saling asah, asih, dan asuh menuju masyarakat Bolaang Mongondow Raya yang berpegang teguh pada falsafah Mototompiaan, Mototabian bo Mototanoban,” tuturnya.
Falsafah tersebut, menurutnya, menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk terus menjaga nilai-nilai kebaikan, kasih sayang, persaudaraan, dan kepedulian terhadap sesama, terlebih dalam menghadapi musibah yang menimpa masyarakat.
Hi. Saidin Mokoginta, S.E. kembali menyampaikan belasungkawa kepada seluruh keluarga korban dan berharap seluruh korban yang sedang menjalani perawatan diberikan kesembuhan oleh Allah SWT.
“Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran, sementara para korban yang sedang dalam perawatan segera diberikan kesembuhan. Aamiin.”
(Rendy).










