Heboh! Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Pinggiran Sungai Seluma

Create: Thu, 15/05/2025 - 13:59
Author: Redaksi

 

SELUMA, eWarta.co -- Masyarakat Desa Riak Siabun, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Seluma sempat dibuat heboh, sesosok mayat laki-laki tanpa identitas ditemukan mengambang di pinggiran Sungai Arau Bintang oleh masyarakat yang sedang memasang perangkap kepiting pada Kamis, 15 Mei 2025 dini hari. 

Kepala Desa Riak Siabun, Mustan mengatakan, sesok mayat tersebut ditemukan Riski asal Kampung Bahari. Berdasarkan informasi yang ia dapat korban tersebut berjenis kelamin laki-laki dan diperkirakan berusia sekitar 45 tahun.

"Benar mas, tadi subuh sekitar pukul 05.00 wib. Salah seorang nelayan bernama Riski dari Kampung Bahari menemukan sesosok mayat laki-laki mengambang di pinggir sungai saat sedang memasang bubu kepiting," sampainya, Kamis (15/5/2025). 

Diketahui, Lokasi penemuan berada sekitar kurang lebih 300 meter dari jalan raya, tepatnya di area yang biasa digunakan oleh warga untuk menangkap kepiting dan ikan. Saat itu, Riski mencium bau tak sedap dari arah semak-semak di tepian sungai, setelah didekati, ia melihat tubuh manusia dalam posisi telentang, sebagian tubuhnya sudah mulai membengkak.

"Saat itu ia ( Rizki) kaget dan langsung lari dan memberitahu warga lain, tidak berani mendekat lebih jauh karena takut itu korban kejahatan," Sambungnya. 

Terpisah, Kapolres Seluma, AKBP Bonar Ricardo P Pakpahan menjelaskan, mendapatkan laporan dari masyarakat, pihak kepolisian Polsek Sukraja bersama tim SAR langsung ke lokasi kejadian dan melakukan proses evakuasi.  

Jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Kota Bengkulu untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Termasuk proses identifikasi dan autopsi guna mengetahui penyebab pasti kematian korban.

"Saat ini sedang dilakukan pemeriksaan. Kita juga sudah menurunkan tim Inafis kita dan sama Polda untuk mengecek identitas korban, setelah dicek ternyata tidak keluar (Tidak muncul) identitas nya. Saat ini masih pemeriksaan lebih lanjut," Jelasnya. 

Hingga berita ini diterbkitkan, belum ada masyarakat yang mengklaim jenazah tersebut. Pihak kepolisian juga mengimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya, terutama pria dengan ciri-ciri usia sekitar 40-50 tahun, untuk segera datang ke Rumah Sakit Bhayangkara guna membantu proses identifikasi.

Penyelidikan terus dilakukan oleh tim kepolisian untuk mengungkap identitas korban dan kemungkinan adanya unsur tindak pidana. Warga diimbau untuk tetap waspada dan segera melapor ke pihak berwenang jika menemukan hal-hal mencurigakan di lingkungan sekitar mereka. (Rns)