Harganas ke-33 Tahun 2026: Perkuat Peran Ayah dan Ketahanan Keluarga Menuju Generasi Berkualitas

Create: Mon, 29/06/2026 - 12:15
Author: Admin 3
Tags

 

Bengkulu, eWarta.co -- Hari Keluarga Nasional (Harganas) memiliki akar sejarah dari momentum pasca-kemerdekaan pada 29 Juni 1949, ketika para pejuang kembali bersatu dengan keluarga setelah Belanda mengakui kedaulatan Indonesia.

Peristiwa bersejarah ini menjadi dasar pentingnya keluarga sebagai fondasi ketahanan nasional. Selain itu, tanggal tersebut juga menandai lahirnya gerakan Keluarga Berencana (KB) nasional pada 1970 sebagai upaya penguatan pembangunan keluarga di Indonesia.

Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) memperingati Harganas ke-33 tahun 2026 dengan mengusung tema “Ayah Wajib Hadir”. Peringatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat pembangunan sumber daya manusia unggul yang dimulai dari keluarga sebagai unit terkecil masyarakat.

Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga menegaskan bahwa keluarga tidak hanya menjadi tempat lahirnya generasi penerus, tetapi juga garda terdepan dalam pencegahan stunting serta pembentukan ketahanan mental dan ekonomi keluarga, di mana peran ayah sangat krusial dalam pengasuhan anak.

Peringatan Harganas ke-33 dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia melalui upacara bendera pada 29 Juni 2026. Di Provinsi Bengkulu, upacara dipusatkan di halaman Kantor Gubernur Bengkulu pada pukul 07.30 WIB dan diikuti sekitar 600 peserta dari berbagai unsur, termasuk jajaran Perwakilan BKKBN Bengkulu serta PKB/PLKB.

Upacara dipimpin langsung oleh Gubernur Bengkulu H. Helmi Hasan, S.E., yang menekankan pentingnya keterlibatan ayah dalam keluarga untuk mendukung pencegahan stunting dan peningkatan kualitas generasi masa depan.

Selain upacara, rangkaian kegiatan Harganas di Bengkulu meliputi pelayanan KB serentak nasional pada 8 Juni–8 Juli 2026 dengan target 8.121 peserta baru, termasuk penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang dan layanan KB pasca persalinan.

Program ini didukung oleh 386 fasilitas kesehatan di kabupaten dan kota. Pemerintah juga menggalakkan lima program prioritas pembangunan keluarga, yakni GENTING, TAMASYA, GATI, SIDAYA, dan MBG 3B, serta menggelar kegiatan puncak pada 9 Juli 2026 berupa jalan sehat, donor darah, bazar UPPKA, literasi keuangan Kampung KB, hingga talkshow di TVRI dan RRI Bengkulu untuk memperluas edukasi kepada masyarakat.