Bengkulu - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bengkulu, Suimi Fales, memberikan dorongan kuat kepada Pemerintah Daerah (Pemda) untuk mengambil langkah-langkah konkrit dalam menstabilkan harga bahan pokok, khususnya cabai. Pernyataan ini dikeluarkan dalam upayanya untuk merespons keprihatinan masyarakat terkait fluktuasi harga cabai yang dapat mempengaruhi daya beli.
Suimi Fales menekankan pentingnya tindakan preventif dan proaktif dalam menjaga stabilitas harga cabai. "Stabilnya harga cabai sangat vital bagi keberlanjutan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. Pemda perlu melakukan langkah-langkah strategis untuk mencegah lonjakan harga yang dapat memberatkan konsumen," ujarnya.

Dalam konteks ini, Suimi Fales juga mengajak Pemda untuk terlibat secara aktif dalam koordinasi dengan para pelaku usaha, petani, dan pedagang dalam rantai distribusi cabai. "Kerjasama erat antara Pemda dan para pemangku kepentingan di sektor pertanian dan perdagangan dapat menjadi kunci untuk menjaga harga cabai tetap terjangkau," tambahnya.
Suimi Fales menegaskan bahwa stabilitas harga cabai bukan hanya masalah ekonomi, tetapi juga berdampak pada kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. "Sebagai wakil rakyat, saya akan terus mengawal dan mendukung langkah-langkah Pemda yang bertujuan untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok, termasuk cabai, agar tetap terjangkau oleh masyarakat," tandasnya.
Saat ini harga Cabai didominasi naik, seperti harga Cabai Rawit Rp70 ribu per kilogram dari sebelumnya hanya Rp45 ribuan per kilogram. (Red/adv).









